Pemetaan Potensi Pengembangan Tanaman Jagung (Zea Mays) di Kabupaten Lima Puuh Kota

Sinta, Oktavia (2024) Pemetaan Potensi Pengembangan Tanaman Jagung (Zea Mays) di Kabupaten Lima Puuh Kota. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (101kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (116kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (56kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (127kB)
[img] Text (Skrisi Full Text)
Sinta Oktavia (Full Skripsi).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi salah satu kabupaten daerah sentra untuk produksi jagung. Hal ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor 521.305.2013 sebagai sentra penyokong produksi jagung di Sumatera Barat yang memberikan sumbangan jagung sebesar lebih dari lima puluh persen. Sehubungan dengan Surat Keputusan Gubernur tersebut, saat ini pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sedang menyusun masterplan pengembangan jagung sebagai bagian dari program unggulan daerah yaitu pembukaan lahan jagung 20.000 Ha. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi daerah yang sesuai dan memiliki potensi untuk dijadikan lahan budidaya jagung berdasarkan karakteristik lahan yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan menggunakan metode overlay dan skoring. Parameter yang digunakan yaitu curah hujan, tekstur tanah, pH tanah, kelerengan, dan penggunaan lahan. Semua parameter dikelompokkan menjadi satu atribut dengan cara overlay menggunakan aplikasi ArcGIS untuk mendapatkan peta kesesuaian lahan. Setelah didapatkan peta kesesuaian lahan berdasarkan klasifikasinya, kemudian dilakukan overlay dengan peta pola ruang untuk mendapatkan lahan yang tersedia untuk dilakukan pengembangan tanaman jagung. Sehingga dapat diketahui luas lahan yang telah ditanami jagung dan lahan yang masih tersedia untuk ditanami tanaman jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman jagung, dengan lahan pada kelas S1 seluas 55.463,99 Ha dan kelas S2 seluas 39.334,80 Ha, Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki lahan yang belum dimanfaatkan dan berpotensi untuk ditanami tanaman jagung seluas 88.499,09 Ha, dan Kecamatan Kapur IX, Bukik Barisan, dan Lareh Sago Halaban merupakan kecamatan dengan luas lahan paling tinggi yang sesuai untuk ditanami jagung.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Delvi Yanti, S.TP, MP
Uncontrolled Keywords: ArcGIS, Jagung, Kesesuaian Lahan, Potensi Pengembangan Tanaman Jagung
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknik Pertanian
Depositing User: S1 Teknik Pertanian
Date Deposited: 28 Feb 2024 05:09
Last Modified: 28 Feb 2024 05:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/463795

Actions (login required)

View Item View Item