Pengaruh Pejantan (G0) terhadap Performa Penetasan Ayam Kokok Balenggek (G1) dalam Upaya Pembentukan Ayam Lokal Unggul Tipe Pedaging

Rachman, Fajri Aulia (2023) Pengaruh Pejantan (G0) terhadap Performa Penetasan Ayam Kokok Balenggek (G1) dalam Upaya Pembentukan Ayam Lokal Unggul Tipe Pedaging. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTAK_FAJRI AULIA RACHMAN.pdf - Published Version

Download (196kB)
[img] Text (Bab 1. Pendahuluan)
BAB 1_FAJRI AULIA RACHMAN.pdf - Published Version

Download (440kB)
[img] Text (BAB 5. Kesimpulan dan Saran)
BAB 5_FAJRI AULIA RACHMAN.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA_FAJRI AULIA RACHMAN.pdf - Published Version

Download (356kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
UPLOAD SKRIPSI_FAJRI AULIA RACHMAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pejantan (G0) terhadap fertilitas, mortalitas, daya tetas, dan daya hidup DOC AKB (G1) dalam upaya pembentukan ayam lokal unggul tipe pedaging. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan dan 3 kelompok. Perlakuan yang digunakan yaitu individu pejantan berbeda yang dievaluasi kualitasnya melalui hasil penetasan dengan menggunakan 3 mesin tetas berbeda. Varibel penelitian ini terdiri fertillitas, mortalitas, daya tetas, dan daya hidup DOC. Data hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis sidik ragam dan uji lanjut DMRT jika terdapat pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diamati. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas, mortalitas, daya tetas, dan daya hidup DOC. Rataan fertilitasnya sebesar 73,38% dengan tertinggi pada P4 (84,87%) dan terendah pada P5 (63,08%). Rataan mortalitasnya sebesar 30,96 % dengan tertinggi pada P1 (40,55%) dan terendah pada P6 (18,89%). Rataan daya tetasnya sebesar 69,04% dengan tertinggi pada P6 (81,11%) dan terendah pada P1 (59,45%). Rataan daya hidup DOC sebesar 90,73% dengan tertinggi pada P5 (100%) dan P6 (100%) dan terendah pada P4 (78,06%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pejantan AKB (G0) tersebut mempunyai performa yang relatif sama dan dapat dijadikan sebagai pejantan dalam pembentukan ayam lokal unggul tipe pedaging.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: S1 peternakan peternakan
Date Deposited: 20 Feb 2024 04:36
Last Modified: 20 Feb 2024 04:37
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/461714

Actions (login required)

View Item View Item