ANALISIS PEMBOROSAN PROSES PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT X

Kartika, Aprilia (2024) ANALISIS PEMBOROSAN PROSES PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT X. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover + Abstrak.pdf - Published Version

Download (123kB)
[img] Text (Bab 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Bab 6)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (38kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (172kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan menimbulkan tantangan dalam hal efisiensi rumah sakit. Dorongan memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan berkualitas memberikan dampak terhadap cara rumah sakit mengelola proses internalnya. Rumah Sakit X merupakan salah satu rumah sakit di Kota Padang memiliki masalah terutama dalam waktu tunggu. Dengan demikian, terjadi penumpukan di ruang tunggu. Hal ini mengakibatkan inefisiensi dan pemborosan sumber daya, sehingga rumah sakit ini harus meninjau waktu proses dan mengeliminasi aktivitas yang tergolong pemborosan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemborosan yang terjadi pada pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit X dan menentukan usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan pada pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) unit rawat jalan. Selain itu Waste Assessment Matrix (WAM), Waste Relationship Matrix (WRM), dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ) akan digunakan untuk melihat hubungan dan mengalokasikan pemborosan yang terjadi di rumah sakit. Berdasarkan hasil pengolahan data pada CSVSM didapatkan nilai PCE sebesar 20,72%. Efisiensi yang rendah disebabkan oleh pemborosan yang terjadi di rumah sakit. Oleh karena itu, dilakukan perhitungan WAM untuk melihat pemborosan yang terjadi. Pemborosan tertinggi disebabkan oleh waiting sebesar 19,42%. Kemudian, perhitungan WAM juga menghasilkan waiting sebagai penyebab pemborosan tertinggi sebesar 21,00%. Hal ini menunjukkan bahwa pemborosan ini perlu mendapat usulan perbaikan secepatnya. PAM terpilih sebagai alat untuk mengidentifikasi aktivitas yang tergolong value added dan nonvalue added dengan skor 65,1%. Berdasarkan PAM dan fishbone diagram didapatkan usulan perbaikan untuk menghilangkan atau mengurangi pemborosan waiting dengan pembuatan jadwal praktik dokter, informasi kehadiran dokter, live queue poliklinik, penambahan petugas loket pendaftaran, dan membuat sistem yang terintegrasi antara rekam medis, poliklinik, dan farmasi. Setelah usulan perbaikan diberikan dilakukan pembuatan FSVSM untuk menggambarkan keadaan ketika usulan perbaikan diterapkan rumah sakit. Berdasarkan perhitungan PCE pada FSVSM meningkat sebesar 34,95% dari 20,72% menjadi 55,65%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Ir. Elita Amrina, S.T., M.Eng., Ph.D, IPU, ASEAN Eng.
Uncontrolled Keywords: Lean Healthcare, Pemborosan, Value Stream Mapping, Waste Assessment Model.
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 08 Jan 2024 08:48
Last Modified: 08 Jan 2024 08:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/461085

Actions (login required)

View Item View Item