UJI ANTI INFLAMASI SECARA PERORAL EKSTRAK UMBI SARANG SEMUT (Myrmecodia tuberosa Jack) PADA TIKUS PUTIH JANTAN

Puti, Nilam Safitri (2019) UJI ANTI INFLAMASI SECARA PERORAL EKSTRAK UMBI SARANG SEMUT (Myrmecodia tuberosa Jack) PADA TIKUS PUTIH JANTAN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
1. COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (351kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 Pendahuluan)
2. BAB 1 (PENDAHULUAN).pdf - Published Version

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB Akhir Kesimpulan)
3. BAB AKHIR KESIMPULAN.pdf - Published Version

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (103kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
5. TUGAS AKHIR UTUH.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Inflamasi adalah respon protektif setempat yang ditimbulkan oleh cedera atau kerusakan jaringan, yang berfungsi menghancurkan, membersihkan atau membuang penyebab cedera maupun kerusakan yang ditimbulkannya. Penggunaan obat alam yang berasal dari tumbuhan menjadi salah satu obat alternatif untuk mencegah reaksi inflamasi. Ekstrak tumbuhan umbi sarang semut (Myrmecodia tuberosa Jack) memiliki manfaat sebagai anti inflamasi, anti mikroba dan obat alergi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efek anti inflamasi dari ekstrak tumbuhan umbi sarang semut (Myrmecodia tuberosa Jack) secara peroral. Penelitian dilakukan pada tikus putih jantan yang berjumlah 12 ekor yang telah diinduksi karagen 1% dan dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Kelompok 1 adalah kontrol negatif yang diberi akuades, kelompok 2, 3 dan 4 di beri perlakuan dengan diberikan secara peroral ekstrak tumbuhan umbi sarang semut masing-masing dengan dosis 40mg/KgBB, 63,2mg/KgBB dan100mg/Kgbb. Pengukuran daya anti inflamasi diukur dari kemampuan ekstrak sarang semut untuk menurunkan udem dari telapak kaki tikus percobaan dengan menghitung volume udem kaki tikus jantan sebelum perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan dengan waktu 30 menit, 60 menit, 90 menit dan 120 menit. Hasil dari perhitungan Area Under the Curve (AUC) menunjukkan dosis 40mg/kgBB memiliki daya anti inflamasi terbesar yaitu 661,90. Analisa data statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara dosis 40mg/KgBB dengan kontrol negatif akuades dan dosis 63,2mg/kgBB dengan kontrol negatif akuades. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak tumbuhan umbi sarang semut secara peroral dapat menekan reaksi inflamasi. Kata kunci: Myrmecodia tuberosa Jack, anti inflamasi, peroral, Area Under the Curve

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Yufri Aldi, M.Si, Apt
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Depositing User: s1 pendidikan dokter gigi
Date Deposited: 27 May 2019 14:34
Last Modified: 27 May 2019 14:34
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/46102

Actions (login required)

View Item View Item