Penanggulangan Banjir di Perumahan Jondul Rawang Kota Padang

Muhammad, Fauzi (2023) Penanggulangan Banjir di Perumahan Jondul Rawang Kota Padang. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (198kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (199kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (107kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (108kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Tugas Akhir Ilmiah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Banjir merupakan suatu kondisi di mana tergenangnya suatu tempat karena ketidakmampuan drainase mengalirkan air. Kota Padang merupakan salah satu kota yang memiliki risiko banjir tinggi saat hujan lebat. Salah satu kawasan yang sering mengalami banjir di Kota Padang adalah Perumahan Jondul Rawang. Penyebab utama banjir di perumahan ini karena lokasi yang berada di daerah rawa (rawang) dan saluran drainase yang tidak mampu mengalirkan air limpasan akibat hujan lebat. Data curahan hujan, kondisi saluran, elevasi dan dimensi saluran dikumpulkan dengan cara mengukur langsung di lapangan. Sedangkan data sub-cathment area beserta persentase daerah pervious dan impervious dihitung dengan bantuan model Google Earth Pro. Semua data yang dikumpulkan ini disimulasikan menggunakan model EPA SWMM (Enviromental Protection Agency Storm Water Management Model) v5.1. Hasil simulasi menunjukkan hal yang sama dengan kondisi yang terjadi di lapangan, yaitu 14 saluran meluap. Ini artinya, banjir di perumahan ini dapat ditanggulangi dengan model EPA SWMM tersebut. Penanggulangan banjir ini dilakukan dalam 3 tahap. Tahap pertama adalah membersihkan saluran drainase dengan cara mengubah koefisien kekasaran saluran. Hasilnya sama dengan kondisi eksisting, yaitu jumlah ruas saluran yang banjir tidak berkurang. Tahap kedua adalah mengubah dimensi saluran sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasilnya adalah jumlah saluran yang banjir berkurang 78%. Tahap terakhir adalah membuat saluran baru yang berguna untuk mengubah arah aliran air. Hasil running menunjukkan tidak ada lagi saluran drainase yang banjir.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Mas Mera, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Banjir, Limpasan, Saluran, Drainase, EPA SWMM
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Sipil
Depositing User: s1 Teknik Sipil
Date Deposited: 16 Nov 2023 04:00
Last Modified: 16 Nov 2023 04:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/457731

Actions (login required)

View Item View Item