PENGARUH BERBAGAI PROTOKOL SINKRONISASI ESTRUS TERHADAP INTENSITAS ESTRUS KERBAU RAWA (B. bubalis carabauesis) DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN

Reza, Tri Raharjo (2019) PENGARUH BERBAGAI PROTOKOL SINKRONISASI ESTRUS TERHADAP INTENSITAS ESTRUS KERBAU RAWA (B. bubalis carabauesis) DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
cover.pdf - Published Version

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (511kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB AKHIR)
BAB akhir.pdf - Published Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (377kB) | Preview
[img] Text (skripsi full teks)
tugas akhir utuh.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

PENGARUH BERBAGAI PROTOKOL SINKRONISASI ESTRUS TERHADAP INTENSITAS ESTRUS KERBAU RAWA (B. bubalis carabauesis) DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN REZA TRI RAHARJO, dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Zaituni Udin, M.Sc dan Dr. Ir. Hendri, MS Bagian Teknologi Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang, 2019 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode sinkronisasi estrus : ovsynch (P1), cosynch (P2) dan konvensional (P3) terhadap intensitas estrus pada kerbau rawa. Penelitian ini menggunakan 18 ekor kerbau rawa betina dengan kondisi reproduksi yang sehat, normal dan tidak bunting. Metode penelitian adalah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 6 kelompok ternak. Tiga metode sinkronisasi estrus sebagai perlakuan adalah P1 GnRH (hari 0), PGF2α (hari 7), GnRH (hari 9), IB (hari 10). P2 GnRH (hari 0), PGF2α (hari 7), GnRH (hari 9), IB (hari 9) dan P3 PGF2α (hari 0 dan 11), IB (hari 14). Parameter yang diamati adalah respon estrus, tanda – tanda klinis estrus dan intensitas estrus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase respon estrus dari ketiga metode adalah 100%. Analisis statistik dengan uji chi square menunjukkan perbedaan metode sinkronisasi tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap tanda – tanda klinis estrus. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perbedaan metode sinkronisasi estrus memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap intensitas estrus kerbau rawa. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode sinkronisasi estrus yang berbeda, memberikan perb terhadap intensitas estrus kerbau rawa. Kata Kunci : Intensitas Estrus, Kerbau Rawa, Ovsynch, Cosynch, Konvensional

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Ir. Zaituni Udin
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: S1 Fakultas Peternakan
Date Deposited: 20 May 2019 12:23
Last Modified: 20 May 2019 12:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/44665

Actions (login required)

View Item View Item