UPAYA PERBAIKAN MUTU BIBIT JAMUR SHIITAKE (Lentinus edodes) MELALUI PENGGUNAAN BEBERAPA MEDIA BIJI-BIJIAN DAN EKSPERESI DALAM PRODUKSI ENZIM AMILASE DAN SELULASE

riko, maradona (2013) UPAYA PERBAIKAN MUTU BIBIT JAMUR SHIITAKE (Lentinus edodes) MELALUI PENGGUNAAN BEBERAPA MEDIA BIJI-BIJIAN DAN EKSPERESI DALAM PRODUKSI ENZIM AMILASE DAN SELULASE. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (abstrak)
cover+abstrak.pdf - Published Version

Download (91kB)
[img] Text (bab I)
pendahuluan.pdf - Published Version

Download (35kB)
[img] Text (bab akhir)
kesimpulan.pdf - Published Version

Download (29kB)
[img] Text (dapus)
daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (43kB)
[img] Text (tesis full text)
tesis riko maradona.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian mengenai “Upaya Perbaikan Mutu Bibit Jamur Shiitake (Lentinus edodes) Melalui Penggunaan Beberapa Media Biji-Bijian Dan Eksperesi Dalam Produksi Enzim Amilase Dan Selulase” dilakukan bulan April 2012 sampai September 2012 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas Padang. Penelitian dilakukan dua tahap yaitu pembibitan dan penanaman jamur shiitake dianalisis menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Untuk pembibitan Faktor A yaitu perebusan dan perendaman biji-bijian. Faktor B jenis biji-bijian yaitu biji jagung (Zea mays), gabah beras putih (Oriza sativa var indica), gabah beras ketan (Oriza sativa var glutinosa), biji millet (Echinochloa colonum). Untuk penanaman Faktor A pencucian dan tanpa pencucian serbuk gergaji. Faktor B penambahan dosis bekatul 0%, 5% 10%, 15% dan 20%. Hasil dari penelitian ini perlakuan perendaman biji-bijian sebagai medium bibit jamur shiitake dapat mempersingkat waktu pertumbuhan miselium jamur shiitake dibandingkan dengan perebusan saja. Biji jagung merupakan media terbaik untuk pertumbuhan miselium jamur shiitake dibandingkan gabah biji padi, biji ketan dan biji millet. Penggunaan serbuk gergaji tanpa pencucian dengan penambahan bekatul 20% dapat mempersingkat waktu pertumbuhan miselium jamur shiitake dibandingkan serbuk gergaji dengan pencucian tanpa penambahan bekatul. Serbuk gergaji tanpa pencucian dengan penambahan bekatul 20% mengekspresikan aktivitas enzim amilase dan selulase tertinggi dibandingkan dengan serbuk gergaji dengan pencucian dan tanpa penambahan bekatul.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. Phil. Nat. Nurmiati
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Depositing User: S2 Biologi biologi
Date Deposited: 24 Jan 2019 12:22
Last Modified: 24 Jan 2019 12:22
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/41460

Actions (login required)

View Item View Item