Evaluasi Penggunaan Obat Antiepilepsi (OAE) pada Pasien Pediatrik Penderita Epilepsi di Instalasi Rawat Inap (IRNA) Anak RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017

Puji, Rahmi Sumarno (2018) Evaluasi Penggunaan Obat Antiepilepsi (OAE) pada Pasien Pediatrik Penderita Epilepsi di Instalasi Rawat Inap (IRNA) Anak RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (354kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 Pendahuluan.pdf

Download (339kB)
[img] Text (Full Text)
Skripsi Fulltext.pdf

Download (3MB)

Abstract

Epilepsi merupakan masalah neurologi kronis yang cukup banyak dialami anak-anak dan memerlukan pengobatan dalam waktu yang lama. Obat anti epilepsi (OAE) dikonsumsi untuk mengurangi kerusakan sel-sel pada otak. Kesembuhan penyandang epilepsi sangat ditentukan oleh pemilihan obat yang tepat dan adekuat, khususnya pada anak-anak. Tujuan penelitian adalah mengetahui pola penggunaan obat dan mengevaluasi ketepatan penggunaan obat antiepilepsi pada pasien serta hubungan ketepatan penggunaan obat terhadap kondisi pulang pasien pediatrik penderita epilepsi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dari rekam medis pasien tahun 2017. Sebanyak 44 pasien yang masuk dalam kriteria inklusi didapatkan 23 pasien berjenis kelamin perempuan (52,3%), 28 pasien umur 0-4 tahun (63,6%), 24 pasien dengan kejang berulang (recurrent) (54,5%), dan 27 pasien kejang tidak diketahui (61,4%). Obat yang paling banyak digunakan adalah fenobarbital tunggal (34%) dan kombinasi fenobarbital dengan asam valproat (24%). Ketepatan penggunaan obat yang didapat sebanyak 97,72% tepat indikasi, 100% tepat obat, 93,18% tepat pasien, 95,45% tepat regimen dosis, dan 47,7% potensi interaksi obat. Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan bermakna (p>0,05) antara ketepatan penggunaan obat dengan kondisi pulang pasien. Kata kunci: epilepsi, evaluasi penggunaan obat, pediatrik

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Yelly Oktavia Sari, S.Si., M.Pharm., Apt
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: s1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 26 Oct 2018 15:32
Last Modified: 08 Nov 2022 04:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/40385

Actions (login required)

View Item View Item