PREDIKSI ALIRAN PERMUKAAN PADA BEBERAPA SATUAN LAHAN DENGAN METODE SCS (SOIL CONSERVATION SERVICE) DI SUB SUB DAS AIE LIMAU KAMBIANG DAS TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN

Reski, Permata Sari (2018) PREDIKSI ALIRAN PERMUKAAN PADA BEBERAPA SATUAN LAHAN DENGAN METODE SCS (SOIL CONSERVATION SERVICE) DI SUB SUB DAS AIE LIMAU KAMBIANG DAS TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (PENUTUP)
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (155kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULLTEXT)
SKRIPSI RESKI PERMATA SARI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Perubahan tutupan lahan hutan menjadi lahan pertanian dijumpai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tarusan. Pembukaan lahan secara terus menerus terutama pada kelerengan yang curam dapat meningkatkan aliran permukaan dan erosi pada suatu lahan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi volume aliran permukaan yang terjadi pada Sub Sub DAS Aie Limau Kambiang dengan metode SCS (Soil Conservation Service). Metode di lapangan menggunakan metode survei dan pengambilan sampel tanah secara purposive random sampling pada 11 satuan lahan. Selanjutya Analisis tekstur, bahan organik, dan permeabilitas tanah dianalisis di laboratorium. Data analisis tanah merupakan variabel untuk memprediksi aliran permukaan. Hasil penelitian menunjukkan volume aliran permukaan yang paling besar terdapat pada SL 11 yaitu 179,47 mm dengan penggunaan lahan sawah, tanah Ultisols, kelerengan 0-15%, volume aliran permukaan terendah terdapat pada SL 1, SL 4 dan SL 8 yaitu 0, 11 mm dengan penggunaan lahan hutan, tanah Inceptisols, kelerengan yang bervariasi (0-45%). Sedangkan perubahan lahan hutan menjadi kebun campuran menunjukkan adanya penigkatan aliran permukaan menjadi 66,57 mm. Untuk memperkecil aliran permukaan yang terjadi pada lahan sawah sebaiknya dibuat saluran drainase yang baik, sedangkan untuk kebun campuran pada kelerengan yang curam sebaiknya menerapkan praktek konservasi tanah seperti pembuatan terasbangku dan penanaman menurut kontur. Kata kunci: Aliran permukaan, Soil Conservation Service, Satuan lahan

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Ir. Aprisal, MP
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: s1 ilmu tanah
Date Deposited: 22 Oct 2018 10:49
Last Modified: 22 Oct 2018 10:49
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/38851

Actions (login required)

View Item View Item