Strategi Nafkah Penambang Pasir, Batu, dan Kerikil (Sirtukil) dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga Strategi Nafkah Penambang Pasir, Batu, dan Kerikil (Sirtukil) dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga

-, IMRAN (2011) Strategi Nafkah Penambang Pasir, Batu, dan Kerikil (Sirtukil) dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga Strategi Nafkah Penambang Pasir, Batu, dan Kerikil (Sirtukil) dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi fulltext)
OK S1 Fisip 2011 Imran 05191007 (1).pdf - Published Version

Download (5MB)

Abstract

Latar Belakang: Kota Padang memiliki 21 aliran sungai yang mengalami penurunan kualitas akibat aktivitas ekstraksi sumber daya alam oleh masyarakat sekitar. Penduduk di sekitar aliran Sungai Batang Kuranji menggantungkan hidupnya sebagai buruh penggali sirtukil (pasir, batu, dan kerikil). Dengan rata-rata penghasilan rendah, berkisar antara Rp40.000 hingga Rp50.000 per hari, menarik untuk dikaji bagaimana para pekerja ini mampu mempertahankan kelangsungan hidup keluarganya di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi kerja yang tidak menentu. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan upaya-upaya yang dilakukan oleh kelompok penggali sirtukil dalam menyiasati pemenuhan kebutuhan hidup keluarga, terutama saat mereka tidak dapat bekerja secara maksimal. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Pemilihan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Kerangka analisis yang digunakan adalah Teori Tindakan Sosial dari Max Weber untuk membedah tindakan subjektif dan penuh arti yang dilakukan para penggali dalam merespons tekanan ekonomi. Hasil Penelitian: Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi bertahan hidup dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu berhutang dan mencari pekerjaan sampingan. Praktik berhutang dilakukan kepada warung di sekitar tempat tinggal, sanak saudara, maupun sesama rekan kerja. Pekerjaan sampingan yang dilakukan meliputi buruh tani dan buruh bangunan pada musim-musim tertentu. Selain itu, terdapat upaya menabung sebagai bentuk antisipasi (berjaga-jaga) jika terdapat pendapatan berlebih. Hambatan utama yang dihadapi adalah rendahnya tingkat pendidikan, akses armada (truk) yang jarang masuk ke lokasi, serta faktor cuaca. Meskipun berada dalam tekanan ekonomi, solidaritas sosial antar sesama penggali tetap terjaga dengan baik melalui pemberian bantuan moril maupun materiil. Kata Kunci: Strategi Bertahan Hidup, Penggali Sirtukil, Kebutuhan Ekonomi Keluarga, Tindakan Sosial, Batang Kuranji.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Machdaliza Masri, SH. M.Si; Drs. Alfitri, MS
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Strategi Bertahan Hidup, Penggali Sirtukil, Kebutuhan Ekonomi Keluarga, Tindakan Sosial, Batang Kuranji.
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: Ms Rahmi Rahmi
Date Deposited: 17 Mar 2026 04:10
Last Modified: 17 Mar 2026 04:16
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/36543

Actions (login required)

View Item View Item