AN ANALYSIS OF WOMEN’S LINGUISTIC FEATURES USED BY THREE BRITISH FEMALE BEAUTY YOUTUBERS

Rahma, Aulia Indra (2018) AN ANALYSIS OF WOMEN’S LINGUISTIC FEATURES USED BY THREE BRITISH FEMALE BEAUTY YOUTUBERS. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (345kB)
[img] Text (BAB 4 Kesimpulan)
Bab 4 Kesimpulan.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (372kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini membahas kajian sosiolinguistik tentang fitur-fitur bahasa perempuan yang digunakan oleh tiga beauty YouTuber wanita Inggris, yaitu Zoella Sugg, Tanya Burr, dan Patricia Bright dalam tiga video mereka di YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur-fitur bahasa perempuan dan menganalisis fungsi dari tiap-tiap fitur yang mereka tuturkan di tiga video mereka di YouTube. Data penelitian kualitatif ini adalah ujaran-ujaran tiga beauty YouTuber yang mengandung fitur-fitur bahasa perempuan dalam tiga video mereka di YouTube. Data diperoleh dengan melakukan pengamatan terhadap bahasa yang mereka gunakan dalam video mereka dan kemudian dianalisis dengan mengaplikasikan dua teori yaitu teori fitur bahasa perempuan yang dikemukakan oleh Lakoff (1975) dan teori fungsi fitur bahasa perempuan yang dikemukakan oleh Holmes (2013). Kemudian, hasil analisis disajikan secara deskriptif. Penulis menemukan 287 ujaran yang memuat 520 fitur-fitur bahasa perempuan yang dapat dikelompokkan menjadi 7 tipe: (1) lexical hedges or fillers, (2) tag questions, (3) ‘empty’ adjectives, (4) precise color terms, (5) intensifiers, (6) ‘superpolite’ forms, dan (7) emphatic stress. Fitur yang dominan adalah intensifiers yang dituturkan sebanyak 218 kali (41,92%) karena para beauty YouTuber sering menekankan pernyataan mereka untuk mengekspresikan perasaan dan menguatkan maksud ujarannya kepada penonton. Kemudian, ditemukan juga 2 fungsi dari fitur-fitur bahasa perempuan, yaitu fungsi hedging sebanyak 227 kali (43,65%) dan fungsi boosting sebanyak 293 kali (56,34%). Fungsi yang paling banyak muncul adalah boosting yang digunakan untuk memperkuat pernyataan. Dapat disimpulkan bahwa tiga beauty YouTuber wanita Inggris cenderung memperkuat maksud ujaran mereka untuk menarik perhatian penonton dengan menggunakan intensifiers dan fungsi boosting. Para beauty YouTuber tampaknya merasa tidak yakin bahwa penonton akan memperhatikan apa yang mereka katakan sehingga mereka sering menekankan pernyataannya. Kata kunci: fitur-fitur bahasa perempuan, beauty YouTuber, sosiolinguistik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Rina Marnita AS, M.A
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Inggris
Depositing User: s1 sastra inggris
Date Deposited: 25 Jul 2018 12:36
Last Modified: 25 Jul 2018 12:36
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/35836

Actions (login required)

View Item View Item