“Leksikon Pengobatan Tradisional di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat”

fauzia, rahmi (2018) “Leksikon Pengobatan Tradisional di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat”. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (203kB)
[img] Text (bab 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (bab 5)
BAB V.pdf - Published Version

Download (137kB)
[img] Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (232kB)
[img] Text (skripsi full)
full skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Fauzia Rahmi.1310741024, skripsi dengan judul “Leksikon Pengobatan Tradisional Di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kab. Sijunjung, Sumatera Barat”. Prodi Sastra Daerah Minangkabau Fakultas Ilmu Buadaya Universitas Andalas, Padang, 2018. Padang Laweh adalah nagari yang terdapat di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Nagari Padang Laweh termasuk kedalam wilayah etnis Minangkabau, yang masih mempercayai sistem pengobatan tradisional dalam menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita oleh masyarakatnya. Pengobatan tradisional di Nagari Padang Laweh masih menggunakan sistem pengobatan yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Masalah dalam penelitian ini ialah (1) apa saja bentuk satuan lingual leksikon pengobatan tradisionaldi Nagari Padang Laweh? (2) Bagaimana fungsi dan makna kultural leksikon pengobatan tradisional di Nagari Padang Laweh? Tujuan dari masalah penelitian ini ialah (1) Mendeskripsikan dan mengklasifikasi leksikon pengobatan tradisional yang terdapat di Nagari Padang Laweh; (2) Mendeskripsikan fungsi dan makna kultural leksikon pengobatan tradisional di nagari Padang Laweh; Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik yang digunakan ialah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, merekam dan simak. Teknik analisis data dilakukan dengan cara struktural dan antopolinguistik terhadap leksikon pengobatan yang digunakan di Nagari Padang Laweh. Hasil analisisis leksikon yang masuk kedalam kategori momorfemis terdapat sebanyak 35 leksikon dan yang termasuk kedalam kategori polimorfemis terdapat sebanyak 29 leksikon. Sementara, (2) bentuk satuan lingual yang berupa frasa untuk nama penyakit terdapat sebanyak 12 leksikon dan nama ramuan obat terdapat sebanyak 7 leksikon. Fungsi leksikon yang terdapat dalam penelitian ini yakni ada lima yaitu: (1) fungsi individual; (2) fungsi sosial; (3) fungsi keharmonisan dengan alam; (4) fungsi ekonomis dan (5) fungsi deskriptif. Makna yang dibahas dalam penelitian ini adalah makna kultural yang dirangkum dari hasil wawancara dengan lima orang narasumber, dari keseluruh makna yang dikemukakan Makna kultural yang terdapat pada leksikon pengobataan tradisional di Nagari Padang Laweh tersebut mencerminkan beberapa nilai kultural yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Padang Laweh diantaranya berupa larangan-larangan yang harus dipatuhi oleh setiap orang yang mengalami sakit serta keluarga orang yang sakit, serta kepercayaan-kepercayaan rakyat yang dipercayai masyarakat Padang Laweh berkenaan dengan penyakit dan pengobatan tradisional, diantaranya penyakit dapat disebabkan oleh hal yang gaib (hal yang tak kasat mata), dan larangan atau pantangan pada sesuatu hal. Contohnya, orang yang sakit paromom tidak boleh terkena air mentah, asap minyak dan lain sebagainya. Kata kunci : Satuan Lingual, Fungsi, Makna Kultural, antropolinguistik, Pengobatan Tradisional.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Rona Almos, S.S, M.Hum
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Daerah
Depositing User: s1 sastra minang
Date Deposited: 16 May 2018 15:35
Last Modified: 16 May 2018 15:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/34625

Actions (login required)

View Item View Item