The Study of the Language of Michelle Obama and Oprah Winfrey in Youtube Channel The Obama White House from Language and Gender Perspective

Muzilatul, - (2018) The Study of the Language of Michelle Obama and Oprah Winfrey in Youtube Channel The Obama White House from Language and Gender Perspective. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
bibliograpghy.pdf - Published Version

Download (138kB)
[img] Text
chapter 1.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (bab v)
chapter 5.pdf - Published Version

Download (192kB)
[img] Text (abstrak)
cover dan abstrakk.pdf - Published Version

Download (513kB)
[img] Text
Thesis article.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (888kB)

Abstract

ABSTRAK Dalam skripsi ini dibahas penggunaan fitur-fitur bahasa perempuan pada dua orang tokoh Amerika. Mereka adalah Michelle Obama dan Oprah Winfrey. Kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi fitur-fitur bahasa perempuan dan menjelaskan fungsi-fungsi dari setiap fitur-fitur bahasa tersebut. Data dalam penelitian ini adalah tuturan dari Michelle dan Oprah yang diperoleh dari percakapan mereka di United State of Women Summit. Data dikumpulkan melalui beberapa tahap; pertama, video di unduh dari youtube, kemudian di tonton beberapa kali untuk memastikan transkip sesuai dengan video, dan kemudian mengidentifikasi fitur-fitur bahasa perempuan dengan metode catat. Data dianalsis dengan teori fitur bahasa perempuan yang dikemukan Lakoff (1975) dan fungsi fitur bahasa perempuan yang dikemukan oleh Holmes (2013). Hasil analisis dipresentasikan dengan metode formal dan informal. Dari hasil analisis 28 data didalam 10 dialog ditemukan 4 fitur bahasa yang dituturkan oleh Michelle dan Oprah, yaitu (1) lexical hedges and fillers, (2) tag questions, (3) rising intonation on declaratives, dan (4) intensifiers. Fitur bahsa yang paling banyak dituturkan adalah intensifiers karena didalam percakapannya, Michelle dan Oprah banyak mempertegas ujarannya kepada pendengar. Selanjutnya fungsi fitur-fitur bahasa yang ditemukan adalah untuk (1) menguatkan maksud tuturan (2) melemahkan maksud tutran, dan (3) permintaan tangapan. Funsi yang paling banyak ditemukan adalah untuk menguatkan maksud tuturan. Hal ini disimpulkan bahwa, dalam membahas hal yang sangat penting tentang perempuan Michelle dan Oprah menguatkan tuturan mereka , dan walaupun Michelle dan Oprah adalah tokok-tokoh yang terkenal di Amerika, mereka tetap menguatkan tuturannya untuk mendapat perhatian publik. Kata kunci: fitur-fitur bahasa, bahasa perempuan, sosiolinguistik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Ike Revita, M.Hum
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Inggris
Depositing User: s1 sastra inggris
Date Deposited: 14 May 2018 15:11
Last Modified: 14 May 2018 15:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/34328

Actions (login required)

View Item View Item