PENGARUH STABILISATOR TERHADAP UKURAN, MORFOLOGI, DAN FOTOLUMINESENSI NANOPARTIKEL SENG OKSIDA (ZnO) YANG DISINTESIS DENGAN METODE SOL-GEL

rizchi, aulia utami (2018) PENGARUH STABILISATOR TERHADAP UKURAN, MORFOLOGI, DAN FOTOLUMINESENSI NANOPARTIKEL SENG OKSIDA (ZnO) YANG DISINTESIS DENGAN METODE SOL-GEL. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (238kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (316kB) | Preview
[img] Text (skripsi full text)
TUGAS AKHIR UTUH.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh stabilisator terhadap ukuran, morfologi dan fotoluminesensi nanopartikel ZnO yang disintesis dengan metode sol-gel. Stabilisator yang digunakan adalah polietilen glikol (PEG), polivinil alkohol (PVA), dan polivinil pirolidin (PVP). Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan XRD untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, SEM untuk melihat morfologi permukaan dan ukuran partikel, dan laser Nd:YAG untuk mengukur intensitas luminesensinya. Ukuran kristal ZnO tanpa stabilisator, ZnO ditambahkan PEG, ditambahkan PVA dan ditambahkan PVP berturut-turut adalah 32,7 nm, 32,7 nm, 32,7 nm, dan 38,5 nm. Struktur kristal dari semua sampel ZnO adalah heksagonal. Citra SEM memperlihatkan bahan ZnO tanpa penambahan stabilisator memiliki ukuran partikel yang tidak seragam dan beraglomerasi, sedangkan untuk sintesis ZnO dengan penambahan stabilisator ukuran partikelnya lebih seragam dam aglomerasinya berkurang. Sintesis ZnO yang memiliki intensitas luminesensi paling kuat diurutkan secara berturut-turut yaitu ZnO ditambahkan PEG, ZnO tanpa penambahan stabilisator, dengan penambahan PVA, dan penambahan PVP. Intensitas puncak spektrum luminesensi tersebut terletak pada panjang gelombang 638,27 nm, 620,63 nm, 586,60 nm, dan 596,15 nm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr.rer.nat Muldarisnur
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: s1 fisika fisika
Date Deposited: 11 May 2018 15:05
Last Modified: 11 May 2018 15:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/33892

Actions (login required)

View Item View Item