Nama-Nama Tanaman Hias yang dijual di Lubuk Minturun (Analisis Leksikosemantik)

Fitria, Gusnita (2017) Nama-Nama Tanaman Hias yang dijual di Lubuk Minturun (Analisis Leksikosemantik). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab v)
BAB V.pdf - Published Version

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (372kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (15MB)

Abstract

ABSTRAK Fitria Gusnita, 2017, Nama-Nama Tanaman Hias yang dijual di Lubuk Minturun (Leksikosemantik). Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Padang 2017. Objek penelitian ini adalah nama-nama tanaman hias yang dijual di Lubuk Minturun (analisis leksikosemantik). Objek penelitian tersebut selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan leksikologi dan semantik, dengan terlebih dahulu mengklasifikasi nana-nama tanaman hias ini, lalu dilanjutkan dengan mengidentifikasi serta memadankan ke dalam bahasa Minang, bahasa Indonesia, dan bahasa Latin. Penelitian ini bertujuan agar pembaca mengetahui nama-nama tanaman hias tersebut dalam tiga bahasa. Metode dan teknik yang digunakan adalah metode dan tekni yang dikemukan oleh Sudaryanto. Pertama adalah metode penyediaan data yang terdiri dari metode simak dan metode cakap. Teknik dasar yang digunakan dalam metode simak adalah teknik sadap, dan teknik lanjutannya adalah teknik simak libat cakap (SLC), teknik simak bebas libat cakap (SLBC), teknik rekam, dan teknik catat. Teknik dasar yang digunakan dalam metode cakap adalah teknik pancing dan teknik lanjutannya teknik cakap semuka. Kedua adalah metode dan teknik analisis data yang terdiri dari metode padan dan metode agih. Metode padan yang dipakai adalah metode padan translasional dan metode padan referensial. Selanjutnya metode agih yang diterapkan melalui teknik dasar. Teknik dasar metode agih adalah teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik ganti. Ketiga tahapan penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Dari hasil analisis pengumpulan data dan klasifikasi yang telah dilakukan diperoleh dua pengelompokan tanaman hias. Pengelompokan pertama berdasarkan sifat tumbuhnya juga terdapat beberapa bagian yaitu (a) sekulen 5 nama-nama tanaman hias, (b) liana 5 nama-nama tanaman hias, (c) shurb 5 nama-nama tanaman hias, (d) tree 5 nama-nama tanaman hias. Kedua, berdasarkan manfaat spesifiknya juga terbagi dari beberapa bagian yaitu (a) bunga potong terdapat 9 nama-nama tanaman hias, (b) tanaman bunga dalam pot terdiri dari 3 nama-nama tanaman hias, (c) tanaman hias daun terbagi juga 7 nama-nama tanaman hias. Kata kunci: tanaman hias, padanan

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Bahren, S.S, M.A
Subjects: F History United States, Canada, Latin America > F1201 Latin America (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Daerah
Depositing User: s1 sastra minang
Date Deposited: 25 Sep 2017 14:53
Last Modified: 25 Sep 2017 14:53
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/29588

Actions (login required)

View Item View Item