PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DIPLOMAT ASING DI NEGARA PENERIMA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL

MUHAMMAD, SADIQ ANGGARA (2017) PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DIPLOMAT ASING DI NEGARA PENERIMA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (535kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (196kB) | Preview
[img] Text (skripsi full text)
skrpsi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan hubungan diplomatik antarnegara. Rusia yang telah meratifikasi Konvensi Wina 1961, mengakibatkan timbulnya kewajiban-kewajiban salah satunya menjamin perlindungan fisik untuk diplomat di negaranya. Jaminan perlindungan fisik diatur pada Pasal 29 Konvensi Wina 1961. Perlindungan tersebut juga dilengkapi oleh kebebasan diplomat dalam melaksanakan tugasnya, sesuai Pasal 26 Konvensi Wina 1961. Kelalain yang dilakukan Turki dalam memberikan jaminan perlindungan terhadap Duta Besar Rusia yang mengakibatkan timbulnya pertanggungjawaban Turki. Pada pembahasan skripsi ini akan dibahas kewajiban negara penerima dalam hal ini Turki untuk melindungi diplomat asing di negaranya dan bentuk pertanggungjawaban Turki. Permasalahan yang dibahas terdiri atas: 1) Bagaimana kewajiban negara penerima dalam memberikan jaminan perlindungan kepada diplomat asing di negaranya? 2) Bagaimana bentuk pertanggungjawaban Turki atas terbunuhnya Duta Besar Rusia di negaranya? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi dokumen dan mempelajari aturan hukum yang ada kaitannya dengan materi atau objek penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa negara penerima wajib mengambil langkah-langkah praktis dan tindakan-tindakan khusus untuk mencegah ancaman serang atau gangguan yang membahayakan diplomat asing. Bentuk pertanggungjawaban Turki adalah melakukan full reparation sebagai ganti rugi atas kerugian yang diderita Rusia. Full reparation dapat dilakukan dalam bentuk, yaitu 1) Satisfaction berupa permohonan maaf secara formal dan memberikan jaminan tidak terulang lagi tindakan tersebut. 2) Compensation atas kerugian yang diderita baik berupa materiil maupun immteriil. Kata kunci: pertanggungjawaban negara, tindak pidana pembunuhan, diplomat asing.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. H. Firman Hasan, S.H., LL.M.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 15 Aug 2017 12:35
Last Modified: 15 Aug 2017 12:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/29190

Actions (login required)

View Item View Item