Persilangan Full Diallel Tetua Padi Varietas Ceredek Merah, Junjung, dan Inpari 21

Widya, Erja Syafitri (2017) Persilangan Full Diallel Tetua Padi Varietas Ceredek Merah, Junjung, dan Inpari 21. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
COVER + ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 (Pendahuluan))
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB akhir (Penutup/Kesimpulan))
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (297kB) | Preview
[img] Text (Skripsi full text)
WIDYA ERJA SYAFITRI 1310211153.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan silang tetua dalam membentuk biji F1 dari beberapa kombinasi persilangan tanaman padi. Penelitian dilakukan di Rumah Plastik UPT. Farm Lahan Basah, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Persilangan buatan dilakukan dengan metode full diallel yang melibatkan resiprokalnya dengan menggunakan tiga tetua yaitu Ceredek Merah, Junjung, dan Inpari 21 sehingga diperoleh enam kombinasi persilangan, yang mana setiap kombinasi persilangan disilangkan tiga malai dan setiap malai terdiri dari 20 spikelet. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kemampuan silang tetua dalam membentuk biji F1 yang dinilai dari persentase biji F1 terbentuk pada beberapa kombinasi persilangan berkisar antara 10,00%-56,67% per malai dengan keragaman kemampuan silang yang tinggi antar semua kombinasi. Jumlah biji F1 yang dipanen per malai berkisar antara 2,00-11,33 butir dari semua kombinasi persilangan. Varietas Ceredek Merah sebagai tetua betina cenderung memiliki kemampuan membentuk biji F1 lebih besar dibandingkan sebagai tetua jantan, Junjung dan Inpari 21 sebagai tetua jantan cenderung memiliki kemampuan membentuk biji F1 lebih besar dibandingkan sebagai tetua betina. Semua kombinasi persilangan yang melibatkan Inpari 21 memiliki kemampuan yang bagus dalam membentuk biji F1 dibandingkan kombinasi persilangan antara Ceredek Merah dengan Junjung. Sedangkan kombinasi persilangan dengan resiprokalnya memiliki kemampuan silang yang sama dalam membentuk biji F1 berdasarkan uji t. Kata kunci: persilangan buatan, full diallel, kemampuan silang

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Ir. Etti Swasti, MS
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: s1 agroekoteknologi pertanian
Date Deposited: 07 Aug 2017 11:58
Last Modified: 07 Aug 2017 11:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/29012

Actions (login required)

View Item View Item