Pemanfaatan Modal Sosial Sebagai Strategi Bertahan Hidup Komunitas Terdampak Pembangunan: Studi Penarik Ketek Terdampak Pembangunan Jembatan di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi

Wira, Nurmalia (2017) Pemanfaatan Modal Sosial Sebagai Strategi Bertahan Hidup Komunitas Terdampak Pembangunan: Studi Penarik Ketek Terdampak Pembangunan Jembatan di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
abstrk.pdf - Published Version

Download (273kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 (Pendahuluan))
10. BAB-I WR.pdf - Published Version

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB Akhir (penutup/kesimpulan))
16. BAB VI.pdf - Published Version

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
17. DAFTAR-PUSTAKA WR.pdf - Published Version

Download (175kB) | Preview
[img] Text (Tesis Full Text)
TESIS LENGKAP 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pembangunan membuat sebagian komunitas merasakan dampak negatif yang signifikan salah satunya penarik ketek. Pendapatan penarik ketek terus mengalami penurunan sejak mulai pembangunan Jembatan Aurduri I dan Jembatan Aurduri II. Bahkan pendapatan penarik ketek mengalami kembali penurunan setelah keberadaan Jembatan Titian Arasy yang berada di sekitar Pelabuhan Tradisional Ketek. Namun masih banyak penarik ketek yang masih bertahan hidup dengan dugaan memanfaatkan sumberdaya yang ada salah satunya modal sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis strategi bertahan hidup dan pemanfaatan modal sosial sebagai strategi bertahan hidup penarik ketek di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan dalam pengumpulan data digunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Teori yang digunakan Teori Modal Sosial oleh Robert MZ Lawang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi penarik ketek bertahan hidup adalah (1) Memiliki pekerjaan sampingan. (2) Melibatkan anggota keluarga untuk bekerja.(3) Pembayaran dengan sistem kredit, (4) Berhutang dengan beragam pedagang. (5) Menumpang tinggal dengan orangtua atau mertua. (6) Membeli dan memanfaatkan seken yang masih terpakai. (7) Memelihara hewan ternak untuk dinikmati sendiri, kerabat dan tetangga (8) Memanfaatkan bantuan pemerintah. Pemanfaatan modal sosial sebagai strategi bertahan hidup penarik ketek yaitu: (1) kepercayaan yaitu kepercayaan interpersonal antara penarik ketek dengan penumpang. Kepercayaan simbiotik unilateral penarik ketek dengan pedagang. Kepercayaan simbioti bilateral antara sesama penarik ketek. Kepercayaan bilateral antara penarik ketek sebagai anggota arisan dan SPK. Kepercayaan simbiotik unilateral antara penarik ketek dengan teman di tempat kerja dahulu. (2) Jaringan yaitu jaringan penarik ketek dengan penumpang yang meluas sampai ke teman penumpang, dan keluarga penumpang. Jaringan antara penarik ketek dengan pedagang sayur, pedagang kayu, pembuat dan reparasi ketek. Jaringan antara penarik ketek dengan anggota arisan dan SPK. Jaringan antara penarik ketek dengan teman kerja dahulu dan atasan kerja teman. (3). Norma yang harus terbentuk berupa: Tidak mengubah tarif dan mengutamakan kenyamaan dan keamanan. Penumpang. meningkatkan etos kerja dengan teman di tempat kerja dulu. Harus berlaku adil antara sesama penarik ketek. Harus mengikuti setiap kegiatan kelompok. Penarik ketek harus terbuka dan berlaku jujur dengan pedagang Kata Kunci: Strategi Bertahan Hidup, Modal Sosial, Penarik Ketek .

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. Azwar M.Si
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Pascasarjana (Tesis)
Depositing User: s2 sosiologi sosiologi
Date Deposited: 02 Aug 2017 11:10
Last Modified: 02 Aug 2017 11:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/28995

Actions (login required)

View Item View Item