EKSPLORASI DAN UJI PATOGENESITAS ISOLAT Beauveria bassiana (BALS) VUILL INDIGENUS RIZOSFIR KACANG TANAH TERHADAP PENGGEREK POLONG Etiella zinckenella Treit (Lepidoptera:Pyralidae)

NELPI, GUSNITA (2015) EKSPLORASI DAN UJI PATOGENESITAS ISOLAT Beauveria bassiana (BALS) VUILL INDIGENUS RIZOSFIR KACANG TANAH TERHADAP PENGGEREK POLONG Etiella zinckenella Treit (Lepidoptera:Pyralidae). Diploma thesis, UPT. Perpustakaan Unand.

[img] Text
1051.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (917kB)

Abstract

Penggerek polong Etiella zinckenella sulit dikendalikan karena menyerang polong yang berada didalam tanah. Penggunaan cendawan entomopatogen B. bassiana yang berasal dari rizosfir kacang tanah akan lebih efektif untuk pengendaliannya. Eksplorasi dan uji patogenesitas cendawan B. bassiana dari rizosfir kacang tanah telah dilakukan untuk mendapatkan isolat yang memiliki kemampuan menekan larva penggerek polong E. zinckenella. Eksplorasi dilakukan di dua kabupaten sentra produksi kacang tanah yaitu di Kabupaten Solok (Nagari Surian dan Lolo) dan Pesisir Selatan (Nagari Teratak Tempatih dan Sungai Nyalo). Metode isolasi yang digunakan yaitu pemancingan menggunakan serangga Tenebrio molitor dan pengenceran berseri. Pengamatan meliputi karakter morfologi dan fisiologi cendawan serta patogenesitasnya terhadap E. zinckenella. Dari hasil eksplorasi cendawan didapatkan empat isolat B. bassiana yaitu BbS (isolat dari Surian), BbL (isolat dari Lolo), BbTt (isolat dari Teratak Tempatih) dan BbSn (isolat dari Sungai Nyalo). Keempat isolat mempunyai karakter morfologi dan fisiologi yang berbeda yaitu warna koloni bagian bawah, daya kecambah konidia, jumlah konidia, laju pertumbuhan koloni dan patogenesitasnya terhadap E. zinckenella. Dari empat isolat tersebut, B. bassiana isolat Surian (BbS) adalah isolat yang mempunyai daya kecambah konidia paling tinggi yaitu sebesar 82,40% dan laju pertumbuhan koloni lebih cepat. Isolat BbS juga menyebabkan persentase kematian larva E. zinckenella paling tinggi yaitu sebesar 80% dengan LT50 tersingkat yaitu dalam waktu 1,90 hari. Kata kunci : cendawan entomopatogen, rizosfir, B. bassiana, E. zinckenel

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Ms Azizah Yasefia
Date Deposited: 02 Mar 2016 03:54
Last Modified: 02 Mar 2016 03:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/2899

Actions (login required)

View Item View Item