PROTES SOSIAL DALAMKOLOMPALANTA DI HARIAN UMUM SINGGALANG (ANALISISWACANA KRITIS)

NILAM, SYAFRIYANI (2013) PROTES SOSIAL DALAMKOLOMPALANTA DI HARIAN UMUM SINGGALANG (ANALISISWACANA KRITIS). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
331.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (490kB)

Abstract

Minangkabau dikenal sebagai etnis yang demokrasi dan memiliki tradisi lisan yang kuat. Dalam kehidupannya, masyarakat Minangkabau diberi ruang untuk berbicara dan berpendapat. Dalam bukunya, Suryadi (2004:9) mengatakan Minangkabau dilahirkan untuk bicara. Semua masyarakat mempunyai kebebasan berbicara, berpendapat sebagaimana pepatah Minangkabau mengatakan adat bajanjang naiek, batanggo turun yang maksudya dalam mencari keputusan juga dibutuhkan pendapat dari masyarakatnya. Aturan yang dibuat berdasarkan mufakat dengan masyarakatnya. Selain itu orang Minangkabau juga senang beradu argumentasi (Amir, 2006:21). Orang Minangkabau sangat pandai dalam berbicara, berpendapat, mengritik atau memrotes. Salah satunya terkait dengan protes sosial. Dalam realitanya banyak ditemui protes sosial dalam bentuk lisan. Gagasan dan sekaligus jenis sastra lisan yang didukung dan mengandung protes sosial adalah bagurau. Menurut Amir (2006:47) bagurau adalah pendendangan pantun-pantun lepas dengan iringan musik. Selain dalam sastra lisan, bentuk protes sosial juga dapat kita temui dalam bentuk tulisan. Salah satunya adalah tulisan dalam salah satu rubrik yang terdapat di harian umum Singgalang yang bernama Palanta. Di dalam Palanta selalu membahas permasalahanpermasalahan yang ada di sekitar kita dan juga berisikan bentuk protes sosial di dalamnya. Kolom Palanta ini ditulis oleh seorang wartawan senior di harian umum Singgalang yang bernama Sawir Pribadi. Dalam kolom tersebut penulis 14 sering menulis namanya Espe St. Soeleman. Kolom tersebut terbit sejak 2006 ini muncul enam hari dalam seminggu di halaman pertama harian umum Singgalang, kecuai Minggu. Menurut Kamus Bahasa Minangkabau (2002:143), palanta berarti bangku atau tempat duduk panjang yang terbuat dari papan yang biasa ditemukan di warung-warung kopi (lapau) di Minangkabau biasanya tempat ini digunakan oleh kaum lelaki Minang untuk duduk maota apa saja sambil minum kopi. Seperti yang digambarkan Sawir Pribadi alias Espe St. Soeleman dalam setiap kolom Palanta. Dalam pengertian luas dalam tradisi Minangkabau Palanta berarti lembaga perbincangan tidak resmi (Burhanuddin, 2009:586). Sawir Pribadi menggambarkan sebuah lapau Minangkabau moderen yang di dalamnya terjadi sebuah diskusi antara tokoh-tokoh yang dimulai dari hasil pembacaan terhadap salah satu headline (berita utama) surat kabar harian Singgalang. Sepertinya lapau tersebut berlangganan surat kabar harian Singgalang. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan terkait protes-protes sosial yang hadir di kolom Palanta. Hal ini dirasa menarik untuk diteliti, sebab penulis kolom Palanta mengambarkan bentuk-bentuk protes sosial berupa diskusi hangat yang terjadi di lapau Uwo Pulin yang menjadi latar dari Palanta tersebut. Gejolak yang selalu silih berganti menghampiri rakyat Indonesia sering menjadi topik perbincangan di dalam kolom Palanta ini. Dalam penelitian ini penulis akan menjadikan Palanta sebagai objek penelitiannya. Dalam Palanta banyak ditemui bentuk-bentuk protes sosial. Untuk mengetahui bagaimana bentuk protes sosial yang ada di Palanta, penulis akan 15 membahas sebanyak 49 (empat puluh sembilan) edisi yang terbit pada bulan Juni dan Juli pada tahun 2012. Asumsi awal, pemilihan bulan ini banyak timbul permasalahan-permasalahan terkait masuknya dan datangnya bulan Ramadhan, menjelang masuknya tahun ajaran baru, serta terjadinya bencana alam di Sumatra Barat. Tentu saja akan banyak ditemui bentu-bentuk protes sosial yang berkaitan dengan hal tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PA Classical philology
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Daerah
Depositing User: Ms Ikmal Fitriyani Alfiah
Date Deposited: 02 Mar 2016 03:09
Last Modified: 02 Mar 2016 03:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/2846

Actions (login required)

View Item View Item