PENGARUH PEMBERIAN JERAMI AMONIASI DAN LIMBAH DARAH RPH DALAM RANSUM SAPI POTONG TERHADAP KONSUMSI PROTEIN, KECERNAAN PROTEIN DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENS (TDN)

Khairi, Wahyudi (2017) PENGARUH PEMBERIAN JERAMI AMONIASI DAN LIMBAH DARAH RPH DALAM RANSUM SAPI POTONG TERHADAP KONSUMSI PROTEIN, KECERNAAN PROTEIN DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENS (TDN). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V (Penutup/Kesimpulan))
BAB V ok.pdf - Published Version

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA ok.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full TExt)
skripsi upload - Copy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN JERAMI AMONIASI DAN DARAH LIMBAH RPH DALAM RANSUM SAPI POTONG TERHADAP KONSUMSI PROTEIN, KECERNAAN PROTEIN, DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENS (TDN) Khairi Wahyudi Mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang Bagian Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak, Fakultas Peternakan Univeritas Andalas Kampus Limau Manis Padang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran jerami amoniasi dan darah RPH (JAD) dalam ransum sapi potong terhadap konsumsi protein,kecernaan protein dan total digestible nutriens (TDN). Penelitian ini menggunakan dua macam ransum percobaan yang dicobakan kepada 4 ekor sapi Pesisir jantan dan 4 ekor sapi Bali jantan dengan umur ± 2 tahun dan berat badan 94 – 174 kg. Ransum penelitian disusun dengan iso- energi dan iso-protein yaitu 13% protein dan 66,5% TDN. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial 2 x 2 dengan 2 ulangan. Faktor A adalah jenis ransum (R) yaitu : R1 JAD 27 % konsentrat 73%, R2 JAD 30 % konsentrat 70 %. Faktor B adalah bangsa sapi Pesisir dan Bali. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya interaksi antara faktor A (jenis ransum) dan faktor B (bangsa sapi). Sementara jenis ransum dan bangsa sapi memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap konsumsi protein, tetapi kecernaan protein dan TDN memberikan pengaruh tidak nyata (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ransum yang memiliki JAD 30% dan konsentrat 70 % memberikan konsumsi protein, kecernaan protein dan TDN terbaik yaitu berturut-turut 0,368 kg; 67,87%; dan 66,33% dan bangsa sapi Bali mengkonsumsi protein lebih tinggi, tetapi kecernaan protein dan TDN relatif lebih rendah dari pada sapi Pesisir berturut-turut yaitu 0.36kg; 69,33%; 67,02%. Kata Kunci: JAD, Konsumsi PK, Kecernaan Protein, TDN

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Ir. Hermon M.Agr
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: S1 Fakultas Peternakan
Date Deposited: 24 Jul 2017 16:35
Last Modified: 26 Jul 2017 12:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/26945

Actions (login required)

View Item View Item