HUBUNGAN ANTARA UKURAN-UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN SAPI SIMMENTAL DI BPTU HPT (BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL DAN HIJAUAN PAKAN TERNAK) PADANG MENGATAS

Eka, Putri Ramadani (2017) HUBUNGAN ANTARA UKURAN-UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN SAPI SIMMENTAL DI BPTU HPT (BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL DAN HIJAUAN PAKAN TERNAK) PADANG MENGATAS. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
1. COVER dan abstrak.pdf - Published Version

Download (443kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab 1)
2.bab 1.pdf - Published Version

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab akhir (penutup /kesimpulan))
3.bab 5.pdf - Published Version

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
4.daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (243kB) | Preview
[img] Text (skripsi lengkap)
5. skripsi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara ukuran-ukuran tubuh (panjang badan, lingkar dada, dan tinggi pundak) dengan bobot badan sapi Simmental di BPTU HPT Padang Mengatas. Penelitian ini menggunakan 120 ekor sapi Simmental yaitu 60 ekor sapi Simmental jantan dan 60 ekor sapi Simmental betina dengan metode observasi. Analisis data menggunakan berbagai macam analisis regresi sederhana dan regresi berganda. Dari hasil penelitian diketahui, model regresi geometrik yang paling sesuai diantara tiga model regresi sederhana yang digunakan karena memiliki nilai koefisien determinasi tertinggi dan ukuran lingkar dada memiliki hubungan yang paling erat dengan bobot badan seekor sapi Simmental dibandingkan ukuran tubuh lainnya. Persamaan regresi Ŷ = 4,7989 . 10-4 . X2,6564 dengan (r²) 0,9580 untuk lingkar dada sapi Simmental jantan dan persamaan regresi Ŷ = 5,7180 . 10-4 . X2,6149 dengan (r²) 0,9781 untuk lingkar dada sapi Simmental betina. Hasil dari analisis uji kesamaan dua variasi (Fhitung) dari persamaan hubungan gabungan lingkar dada (X) dengan bobot badan (Y) sapi Simmental jantan dan betina Fhitung mempunyai hasil yang lebih kecil di bandingkan Ftabel yaitu 0,94 < 1,96. Dari model regresi geometrik tersebut didapatkan persamaan geometrik yaitu Ŷ = 4,9436. 10-4 . X2,6477 dengan (r2) 0.9688. Diantara regresi berganda untuk model regesi berganda geometrik dua dan tiga variable bebas geometrik paling sesuai karena memiliki nilai koefisien determinasi tertinggi dan ukuran panjang badan dan lingkar dada memiliki hubungan yang paling erat dengan seekor sapi Simmental. Persamaan regresi Ŷ = 2,736 . 10-4 .X_10,913.X_2^1,89135 dengan jantan dan persamanan Regresi (r²) 0,9706 untuk sapi Simmental Ŷ = 6,569. 10-4 .X_10,4998.X_2^2,1041 dengan (r²) 0,9837 untuk sapi Simmental betina. Model geometrik berganda tiga variable paling sesuai, persamaan regresi Ŷ= 2,297.〖10〗^(-4).〖 X〗_1^(0,8948 ).X_2^1,8450.X_3^0,1048 dengan (r²) 0,9706 untuk sapi Simmental jantan dan persamaan regresi Ŷ = 5,559.〖10〗^(-4).X_1^0,4942. X_2^2,0273.X_3^0,1220 dengan (r²) 0,9839 untuk sapi Simmental betina. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat nyata antara ukuran tubuh yaitu panjang badan, lingkar dada dan tinggi pundak dengan bobot badan dengan model terbaik adalah regresi geometrik sederhana dan regresi geometrik berganda. Kata kunci : Bobot Badan, BPTU-HPT, Lingkar Dada, Panjang Badan, Sapi Simmental, Tinggi Pundak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Ir. H. JhonFarlis, M.Sc
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: S1 Fakultas Peternakan
Date Deposited: 24 Jul 2017 16:40
Last Modified: 24 Jul 2017 16:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/26903

Actions (login required)

View Item View Item