FORMULASI GRANUL LEPAS LAMBAT NPK MENGGUNAKAN BIOBLEND POLISTIREN SEBAGAI PENYALUT DAN APLIKASINYA PADA TANAMAN JAGUNG

yahdian, rasyadi (2017) FORMULASI GRANUL LEPAS LAMBAT NPK MENGGUNAKAN BIOBLEND POLISTIREN SEBAGAI PENYALUT DAN APLIKASINYA PADA TANAMAN JAGUNG. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (COVER DAN ABSTRAK)
1. COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
2. BAB 1.pdf - Published Version

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB AKHIR (KESIMPULAN))
3. BAB AKHIR (KESIMPULAN).pdf - Published Version

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (426kB) | Preview
[img] Text (TESIS UTUH)
5. TESIS UTUH.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penyerapan pupuk dari granul Nitrogen-Fosfor-Kalium (NPK) konvensional oleh tanaman tidak efisien, dan banyak yang terbuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk: membuat granul NPK lepas lambat menggunakan polimer bioblend Polistiren-Polikaprolakton {PS-PCL}, Polistiren- Poli(3-hidroksibutirat) {PS-P(3-HB)}, Polistiren-Pati {PS-Pati}; melihat efisiensi granul NPK lepas lambat; melihat pengaruh pemberian NPK lepas lambat pada tanaman jagung. Granul NPK ini disalut menggunakan coating pan. Evaluasi granul NPK lepas lambat yang dihasilkan antara lain adalah: analisis SEM dan FTIR; efisiensi dan laju pelepasan fosfor. Evaluasi pengaruh penggunaan berbagai takaran NPK diukur dari berbagai pertumbuhan vegetatif tanaman jagung. Analisis FTIR granul NPK lepas lambat menunjukkan tidak adanya gugus baru yang terbentuk atau tidak ada interaksi kimia antara granul NPK dengan polimer penyalut. Granul NPK konvensional pada takaran 7,5 g/tanaman, dan NPK tersalut PS-Pati masing-masing pada takaran 7,5, 3,75, dan 1,875 g/tanaman diaplikasikan pada tanaman jagung selama 12 minggu. Laju pelepasan fosfor dari granul NPK yang belum dan telah disalut dengan polimer PS-PCL, PS-P(3-HB), PS-Pati, masing-masing adalah 1,90, 0,94, 0,98, 1,14 %/jam (p<0,05). Efisiensi pelepasan fosfor dari granul NPK yang belum dan telah disalut masing-masing adalah 65,67, 32,88, 33,66, dan 39,48 %. Hasil uji lanjut Duncan pada bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, berat buah basah+klobot, diameter buah, dan panjang tongkol menunjukkan bahwa tanaman yang diberi granul NPK lepas lambat PS-Pati 7,5 g/tanaman pertumbuhannya tidak berbeda nyata dengan tanaman yang diberi NPK konvensional. Granul NPK bioblend polistiren digunakan dengan sekali pemakaian di awal masa tanam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyalutan granul NPK menggunakan polimer bioblend polistiren berpengaruh nyata terhadap efisiensi dan laju pelepasan fosfor (p<0,05), pengaruh pemberian granul NPK bioblend PS-Pati pada takaran 7,5 g/tanaman terhadap pertumbuhan tanaman jagung tidak berbeda nyata dengan pemberian NPK konvensional pada takaran yang sama.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Akmal Djamaan, M. S., Apt
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Pascasarjana (Tesis)
Depositing User: s2 farmasi farmasi
Date Deposited: 11 Sep 2017 12:41
Last Modified: 11 Sep 2017 12:41
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/26876

Actions (login required)

View Item View Item