Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Keluhan Subyektif Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Penggiling Cabai di Pasar Kota Padang Tahun 2016

Stefani, Andri (2017) Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Keluhan Subyektif Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Penggiling Cabai di Pasar Kota Padang Tahun 2016. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 6 Penutup)
BAB 6 PENUTUP.pdf - Published Version

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (155kB) | Preview
[img] Text (Skripsi full text)
Skripsi full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian Pekerja penggiling cabai merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki permasalahan kesehatan kerja terutama keluhan subyektif Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Di Indonesia, prevalensi CTS berkisar antara 5,6% berkisar antara 5,6% hingga 15%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan subyektif CTS di Pasar Kota Padang tahun 2016. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 40 pekerja penggiling cabai dan sampel sebanyak 34 pekerja. Teknik pengambilan sampel secara total sampling, Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis data dengan uji chi-square. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja dengan keluhan subyektif CTS 64,7%, gerakan berulang ≥30 gerakan/menit 70,6%, sikap kerja postur berisiko 85,3%, lama kerja >4 jam/hari 32,4%, dan masa kerja >4 tahun 76,5%. Hasil uji statistik didapatkan hubungan antara gerakan berulang dengan keluhan keluhan subyektif CTS (p-value=0,001), hubungan sikap kerja dengan keluhan subyektif CTS (p-value=0,042), hubungan masa kerja dengan keluhan subyektif CTS (p-value=0,013) dan tidak adanya hubungan lama kerja dengan keluhan subyektif CTS (p-value=0,705). Kesimpulan Ada hubungan antara gerakan berulang, sikap kerja, dan masa kerja dengan keluhan subyektif CTS, sebaliknya tidak ada hubungan antara lama kerja dengan keluhan subyektif CTS. Diharapkan pekerja melakukan latihan pada tangan dan pergelangan tangan yang sederhana selama 4-5 menit untuk mengurangi risiko berkembangnya atau mencegah terjadinya CTS. Daftar Pustaka : 49 (1995-2016) Kata Kunci : Faktor Risiko, Carpal Tunnel Syndrome, Pekerja Penggiling Cabai

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Nopriadi, SKM, M. Kes
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 25 Apr 2017 06:31
Last Modified: 25 Apr 2017 06:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/24899

Actions (login required)

View Item View Item