KORELASI KADAR PROKALSITONIN DENGAN SKOR SEQUENTIAL ORGAN FAILURE ASSESSMENT PADA PASIEN SEPSIS

Deswita, Sari (2017) KORELASI KADAR PROKALSITONIN DENGAN SKOR SEQUENTIAL ORGAN FAILURE ASSESSMENT PADA PASIEN SEPSIS. Masters thesis, universitas andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
COVER ABSTRAK watermark.pdf - Published Version

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab 1)
BAB 1 WATERMARK.pdf - Published Version

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab 7)
BAB 7 WATERMARK.pdf - Published Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA watermark.pdf - Published Version

Download (454kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext watermark.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

KORELASI KADAR PROKALSITONIN DAN SKOR SEQUENTIAL ORGAN FAILURE ASSESSMENT PADA PASIEN SEPSIS ABSTRAK Latar Belakang: Sepsis merupakan kondisi klinis dengan insidensi dan mortalitas yang terus meningkat. Prokalsitonin saat ini telah digunakan secara luas untuk diagnosis, panduan terapi dan prognosis pasien sepsis. Skor Sequential Organ Failure Assessment (SOFA) digunakan di ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk menilai kegagalan organ pada pasien sepsis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kadar prokalsitonin dan skor SOFA pada pasien sepsis yang dirawat di ruang ICU RSUP.dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan potong lintang terhadap 25 pasien sepsis yang di rawat di ruang ICU RSUP.dr.M.Djamil Padang. Penelitian dilakukan mulai bulan September 2016 – Maret 2017. Prokalsitonin diukur dengan metode enzyme linked fluorescent assay (ELFA). Penghitungan skor SOFA dilakukan secara manual. Korelasi Pearson dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar prokalsitonin dengan skor SOFA. Hasil: Penelitian ini terdiri dari laki-laki 52% dan perempuan 48%. Rerata umur 45,00 ± 18,8 tahun dengan rentang 17 tahun-77 tahun. Penyakit dasar subjek penelitian terdiri dari infeksi saluran cerna 56%, infeksi saluran nafas 20%, infeksi puerpuralis 12%, infeksi lain (8%) dan trauma (4%). Median kadar prokalsitonin 25,28 (2,61;148,19). Rerata nilai skor SOFA 7,24 ± 2,33 dengan rentang 3 – 11. Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi yang kuat antara kadar prokalsitonin dengan skor SOFA dengan r=0,630 dan p<0,05. Simpulan: Terdapat korelasi yang kuat antara prokalsitonin dengan skor SOFA pada pasien sepsis. Kata Kunci: sepsis, prokalsitonin, skor SOFA, kegagalan organ.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Prof. Ellyza Nasrul, Dr.,dr., SpPK(K)
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 22 Apr 2017 06:30
Last Modified: 22 Apr 2017 06:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/24414

Actions (login required)

View Item View Item