KAJIAN STATUS HARA N DAN K SETELAH 100 TAHUN SISTEM SAWAH PADI-ITIK DI NAGARI SALAYO KABUPATEN SOLOK SETELAH PANEN

VANI MAGDALENA, MARPAUNG (2015) KAJIAN STATUS HARA N DAN K SETELAH 100 TAHUN SISTEM SAWAH PADI-ITIK DI NAGARI SALAYO KABUPATEN SOLOK SETELAH PANEN. Diploma thesis, UPT. Perpustakaan Unand.

[img] Text
621.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus 2014 sampai Maret 2015 di Kabupaten Solok pada sawah sistem padi-itik. Sistem sawah padi-itik merupakan sistem pertanian yang telah diterapkan sekitar 100 tahun yang lalu dengan memasukkan itik di lahan sawah setelah musim panen. Untuk melihat kontribusi kotoran itik dalam jangka panjang terhadap kandungan nitrogen (N) dan kalium (K), telah dilakukan penelitian pada sawah sistem padi-itik di Jorong Sawah Suduik Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Pengambilan sampel tanah sawah dan tanaman padi diambil 3 titik per petakan sawah yang menggunakan 5 posisi teras (dengan kode A, B, C, D dan E) sampel kotoran itik diambil di dalam kandang (teras B) dan air irigasi diambil dari sumber utama aliran air irigasi. Pengambilan sampel tanah sedalam 0 – 10 cm dan 10 – 20 cm untuk setiap titik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan unsur N total pada tanah sawah padi-itik berkisar 0,16 – 0,25% (setara 1,09 – 2,57 ton/ha) sedangkan pada sawah kontrol N total hanya berkisar 0,06 – 0,10% (setara 0,42 – 0,84 ton/ha). Kandungan N total pada masing-masing teras sawah padi-itik bervariasi, kandungan N total tertinggi ditemukan pada teras B yaitu 0,25% (setara 1,92 ton/ha). Perbedaan kandungan N total ini diduga sebagai akibat dari posisi kandang itik yang umumnya setiap periode berada di teras B. Kandungan unsur K pada sawah kontrol berkisar 0,56 – 0,65 me/100 g (setara 37,74 – 37,5 kg/ha) yang lebih tinggi dari kandungan unsur K pada sawah padi-itik yang hanya berkisar 0,21 – 0,45 me/100 g (setara 10,5 – 35,75 kg/ha). Sumbangan N dari kotoran itik 1730 g/100 ekor/30 hari dan K 215,98 g/100 ekor/30 hari dan sumbangan N dari air irigasi 34,06 kg/musim tanam dan K 136,14 kg/musim tanam. Angkutan hara N dan K tanaman ditemukan seiring dengan kandungan N total dan K-dd tanah, dimana angkutan N dan K tertinggi ditemukan di teras B dan teras E tertinggi setelah teras B. Kata kunci : Sawah, Sistem Padi-Itik, Nitrogen, Kalium

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General)
C Auxiliary Sciences of History > CD Diplomatics. Archives. Seals
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Ms Azizah Yasefia
Date Deposited: 29 Feb 2016 08:38
Last Modified: 29 Feb 2016 08:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/2368

Actions (login required)

View Item View Item