EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma Domestica Val) DAN MADU TERHADAP ULKUS LAMBUNG MENCIT BALB/c AKIBAT PEMBERIAN ASPIRIN SECARA MIKROSKOPIS

Sarianti Br Simbolon, S (2017) EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma Domestica Val) DAN MADU TERHADAP ULKUS LAMBUNG MENCIT BALB/c AKIBAT PEMBERIAN ASPIRIN SECARA MIKROSKOPIS. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK aja.pdf - Published Version

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
BAB 1 Pendahuluan saja.pdf - Published Version

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 5)
BAB 5 (Penutup dan kesimpulan) saja.pdf - Published Version

Download (61kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA saja.pdf - Published Version

Download (206kB) | Preview
[img] Text (Srkripsi Full Text)
Skripsi full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Aspirin adalah golongan OAINS, yang memiliki efek analgetik, antipiretik dan antiinflamasi yang bekerja secara perifer. Aspirin digunakan untuk terapi simtomatis penyakit rematik dan efek samping yang paling sering adalah ulkus lambung. Kunyit (Curcuma Domestica val) dan madu memilki aktivitas dalam mencegah ulkus lambung. Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah kombinasi ekstrak kunyit dan madu mempunyai efektivitas yang lebih baik dalam mengurangi ulkus lambung akibat pemberian aspirin dibandingkan ekstrak kunyit atau madu saja pada mencit BALB/c secara mikroskopis. Penelitian eksperimental post test only control group design dilakukan pada bulan Januari 2016 – Januari 2017 menggunakan 30 ekor mencit yang semua diberikan aspirin 5.2 mg/gBB untuk menyebabkan ulkus pada lambung, kemudian dibagi menjadi kelompok kontrol (K) hanya diberi aspirin, perlakuan 1 (P1) diberikan larutan ekstrak kunyit dosis 10 mg/gBB, (P2) madu 0.04 ml/gBB, (P3) kunyit 10 mg/gBB + madu 0.04 ml/gBB, (P4) Kunyit 30 mg/gBB + madu 0.12 ml/gBB, diberikan selama 3 hari per oral. Hari ke-4 mencit di eutanasia menggunakan eter, kemudian diperiksa secara mikroskopis. Hasil pada kelompok P1, P2, P3 dan P4 dibandingkan dengan K dan begitu juga P4 dibandingkan dengan P3, P2, P1 menunjukkan hasil yang signifikan (p<0.05), sedangkan P3 dibandingkan dengan P2 dan P1 menunjukkan hasil tidak signifikan (p>0.05). Kesimpulan adalah kelompok P4 memiliki efektivitas lebih baik dalam mengurangi ulkus lambung mencit dibandingkan dengan P3, P2 dan P1. Kata kunci: Aspirin, kunyit (Curcuma Domestica Val). Madu, Ulkus lambung.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: s1 pendidikan kedokteran
Date Deposited: 02 Feb 2017 01:50
Last Modified: 02 Feb 2017 01:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/22647

Actions (login required)

View Item View Item