STUDI EKSPERIMENTAL KEKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG BERPENAMPANG I TANPA TULANGAN SENGKANG

Nofriadi, Nofriadi (2017) STUDI EKSPERIMENTAL KEKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG BERPENAMPANG I TANPA TULANGAN SENGKANG. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Pendahuluan)
Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Penutup)
Penutup.pdf - Published Version

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (36kB) | Preview
[img] Text (Tesis Fulltext)
Tesis Full Text NOFRIADI-1520922013.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Secara teoritis nilai kekuatan geser balok beton bertualang dapat dihitung berdasarkan peraturan-peraturan yang ada. Namun pada peraturan yang ada pada saat ini belum banyak peraturan yang mengatur tentang kapasitas geser balok dalam berbagai bentuk penampang. Selama ini peraturan yang ada masih terfokus balok beton berpenampang persegi.Dalam perkembangannya balok tidak hanya persegi, sekarang berbagai macam balok beton telah dibuat seperti balok berpenampang T, lingkaran dan I. Geometri penampang pada balok sangat mempengaruhi kapasitas geser dari suatu elemen struktur, karena luasan daerah efektif dalam melawan beban geser akan berbeda disetiap bentuk penampang. Balok berpenampang I yang memiliki sayap (flange) pada bagian atas dan bawah, belum ada peraturan yang detail untuk menghitung kapasitas geser dengan menambahkan fungsi dari sayap. Keakuratan dari peraturan yang ada harus diuji keamanannya dengan validasi menggunakan studi eksperimental, dikarenakan formulasi disain geser untuk balok berpenampang I dalam praktiknya berdasarkan pada formulasi disain geser untuk balok berpenampang persegi. Pada studi ini dilakukan pengujian eksperimental terhadap balok beton bertulang berpenampang I yang diberi beban lateral.Eksperimen dilakukan terhadap 9 sampel balok berpenampang I tanpa tulangan sengkang. Variabel benda uji terletak pada variasi lebar sayap (flange) dan rasio tulangan longitudinal. Dalam penelitian ini menggunakan variasi lebar sayap (flange) dengan ukuran 150 mm, 250 mm, dan 350 mm. Sedangkan rasio tulangan longitudinal yang masing-masingnya menggunakan tulangan diameter 13 mm, 16 mm, dan 19. Pengujian sampel dilakukan dengan beam test menggunakan 2 beban terpusat monotonik (two point loading) hingga runtuh. Selama pengujian nilai beban yang menyebabkan retak serta beban maximum yang mampu ditahan oleh benda uji dicatat sejalan dengan pertambahan lendutan yang tejadi. Perbandingan antara kapasitas geser aktual yang diperoleh dari eksperimental dengan kapasitas geser nominal teoritis yang dihitung berdasarkan formula yang terdapat dalam empat peraturan beton yang ada menunjukkan bahwa formula geser teoritis tersebut cukup aman dalam memprediksi kapasitas geser dari spesimen. Dari hasil pengujian eksperimental, sebuah usulan formula diberikan untuk memprediksi kapasitas geser balok berpenampang I dengan menambahkan fungsi sayap (flange) dan rasio tulangan longitudinal. Kata kunci: Kapasitas geser, penampang I, peraturan beton, lebar sayap, rasio tulangan longitudinal.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana (Tesis)
Depositing User: s2 teknik sipil
Date Deposited: 30 Jan 2017 06:56
Last Modified: 30 Jan 2017 06:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/22157

Actions (login required)

View Item View Item