Perbedaan Gejala Respirasi dan Gangguan dan Fungsi Paru pada Daerah Terpapar dan Tidak Terpapar Debu Pabrik Semen Padang

Dian, Citra (2016) Perbedaan Gejala Respirasi dan Gangguan dan Fungsi Paru pada Daerah Terpapar dan Tidak Terpapar Debu Pabrik Semen Padang. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
abstrak tesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab akhir penutup)
BAB akhir (Penutupkesimpulan).pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (132kB) | Preview
[img] Text (tugas akhir ilmiah utuh)
Tugas Akhir ilmiah utuh.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Abstrak Latar Belakang: Pabrik semen menghasilkan produk buangan berupa debu yang memiliki efek negatif terhadap sistem respirasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai perbedaan gejala respirasi dan gangguan fungsi paru di daerah terpapar dan tidak terpapar debu pabrik semen padang. Metode Penelitian: Penelitian cross-sectional terhadap 282 subyek didaerah terpapar dan tidak terpapar. Penilaian kadar debu dinilai pada setiap lokasi. Gejala respirasi dinilai dari wawancara dan kuisioner. Fungsi paru diukur dari pemeriksaan spirometri. Kami menganalisis nilai variabel pada kedua kelompok. Hasil Penelitian: Tingkat kadar debu pada daerah terpapar hampir tiga kali lipat dibandingkan daerah tidak terpapar ( 150µg/Nm 3 vs 53,50 µg/Nm 3) meskipun demikian nilai ini masih dalam batas aman berdasarkan regulasi. Kami mendapatkan total 282 subyek di dua lokasi yang terdiri dari 67 perempuan dan 74 laki-laki untuk masing-masing lokasi. Tidak ada perbedaan bermakna pada gejala respirasi yaitu nyeri dada, batuk berdahak, batuk kronis, sesak nafas ( 0% vs 0,7% ,p=1,000 CI 95% ; 4,3% vs 2,1% ,p=0,5 CI 95% ; 4,3% vs 2,1% ,p=0,5 CI 95% ; 5,7% vs 5% p=1,00 CI 95%). Proporsi gangguan fungsi paru mencakup gangguan obstruksi, restriksi dan campuran tidak berbeda pada kedua lokasi ( p=0,053 CI 95%). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan gejala respirasi dan gangguan fungsi paru di daerah terpapar dan tidak terpapar dimana kadar debu kedua daerah masih dalam batas aman sesuai regulasi. Kata Kunci : Kadar debu, gejala respirasi, fungsi paru.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 30 Jan 2017 07:56
Last Modified: 30 Jan 2017 07:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/21705

Actions (login required)

View Item View Item