ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN ADOPSI COLLABORATIVE PLANNING FORECASTING AND REPLENISHMENT PADA AGROINDUSTRI KABUPATEN AGAM

Syahroni, roni (2023) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN ADOPSI COLLABORATIVE PLANNING FORECASTING AND REPLENISHMENT PADA AGROINDUSTRI KABUPATEN AGAM. Masters thesis, teknik.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
02 Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (484kB)
[img] Text (Bab 1)
01 BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (552kB)
[img] Text (Bab akhir)
03 BAB akhir.pdf - Submitted Version

Download (440kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (319kB)
[img] Text (Tesis Full)
05 Tugas Akhir Utuh (sebahagian Tanda Tangan) dan turnitin.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Metode Collaborative, Planning, Forecasting and Replenishment (CPFR) dikenal baik dalam menciptakan rantai pasok yang efisien dan efektif antara mitra dengan tujuan mengatais supply dan demand yang tidak sesuai, tapi masih sedikit penerapanya dilapangan khususnya bidang Agroindustri, banyak kendala yang belum diidentifikasi disebabkan kompleksitas rantai pasok dengan masalah yang berbeda di setiap daerah, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi indikator yang menjadi faktor penentu dalam keputusan adopsi CPFR di Agroindustri Kabupaten Agam, indikator di dapat dari studi literatur dan wawancara terhadap pakar, data indikator diolah dengan pendekatan mixmethodes explanatory sequential (kualitatif dan kuantitatif) dengan cara memvalidasi indikator dengan metode fuzzy delphi serta merumuskan hubungan pengaruh antara indikator menggunakan metode Interpretive structural modelling (ISM) menggunakn dua kuisioner berbeda. Pada penelitian ini dari 39 indikator yang diuji pada tahap fuzzy delphi dengan 12 orang responden pakar, didapatkan 14 indikator yang diterima pakar dengan konsensus lebih dari 75% dan nilai threshold kecil dari 0,2. Pada tahap ISM dengan 6 orang responden pakar dari 14 indikator menyatakan kurangnya teknologi informasi yang memadai berada pada level partition 1, kurangnya kepercayaan antara mitra pada level partition 2, dan organisasi (Bumdes, Koperasi, Gapoktan dll) tidak berjalan semestinya pada level partition 3 memiliki daya pengaruh yang tinggi serta ketergantungan yang rendah terhadap indikator yang lain dan merupakan element kunci yang menjadi faktor penentu dalam keputusan adopsi CPFR pada rantai pasok Industri Jasa Sektor Pertanian (IJSP) kegiatan perdagangan Sumatera Barat khususnya produk pertanian dari Kabupaten Agam . Penelitian menyimpulkan dari teknologi informasi dapat mengoptimalkan sharing information, kepercayaan antara mitra, serta menyederhanakan rantai pasok yang komplek. Kedepanya penelitian ini diharapkan bisa menjadi dasar pemahaman terhadap masalah CPFR dalam rantai pasok Agroindustri.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr Alfadhlani, S.T.,M.T
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Depositing User: s2 teknik industri
Date Deposited: 19 Sep 2023 07:22
Last Modified: 19 Sep 2023 07:22
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/215846

Actions (login required)

View Item View Item