AKTIVITAS MIKROORGANISME TANAH PADA TIGA JENIS TANAMAN REVEGETASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA KOTA SAWAHLUNTO

Sadrina, Majaya (2023) AKTIVITAS MIKROORGANISME TANAH PADA TIGA JENIS TANAMAN REVEGETASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA KOTA SAWAHLUNTO. Other thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (651kB)
[img] Text (BAB I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (694kB)
[img] Text (BAB V)
Bab V.pdf - Published Version

Download (601kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (575kB)
[img] Text
Skripsi Sadrina Majaya full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Kegiatan penambangan batubara menimbulkan berbagai kerusakan lahan, terutama terganggunya aktivitas mikroorganisme tanah. Usaha untuk memulihkan kembali lahan ini adalah melakukan kegiatan revegetasi dengan penanaman tanaman pionir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aktivitas mikroorganisme tanah pada tiga jenis tanaman revegetasi lahan bekas tambang batubara kota Sawahlunto. Pengambilan sampel dilakukan dengan metoda survei secara purposive sampling pada tiga jenis tanaman revegetasi, yaitu Sengon (Paraserienthus falcataria), Akasia (Acacia crassicarpa) dan Balik angin (Mallotus paniculatus). Sampel tanah diambil dipertengahan kanopi tanaman dengan kedalaman 0-20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi bakteri tertinggi ditemukan pada tanaman Sengon (5,1x104 cfu/gram), tanaman Akasia (4,4x104 cfu/gram) dan terendah pada tanaman Balik angin (4,1x104 cfu/gram). Populasi jamur pada tanaman Akasia (8,0x104 cfu/gram), tanaman Sengon (7,9x104 cfu/gram) dan Balik angin (7,3x104 cfu/gram). Aktivitas respirasi lebih tinggi pada tanaman Sengon (31,60 mgCO2/m2/hari), diikuti tanaman Akasia (29,85 mgCO2/m2/hari) dan terendah pada tanaman Balik angin (28,93 mgCO2/m2/hari). Nilai Biomassa C-mikroorganisme pada tanaman Sengon yaitu (292,76 µg/g tanah) lebih tinggi dibandingkan tanaman Akasia (284,05 µg/g tanah) dan Balik angin (265,64 µg/g tanah). Keragaman bakteri lebih banyak ditemukan pada tanaman Sengon, dan keragaman jamur lebih banyak pada tanaman Akasia. Dari tiga jenis tanaman revegetasi Sengon, Akasia dan Balik angin, maka untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah dalam melakukan kegiatan revegetasi dilahan bekas tambang batubara lebih disarankan menggunakan tanaman Sengon. Kata Kunci: Aktivitas mikroorganisme, Akasia, Balik Angin, Sengon, Tambang batubara

Item Type: Thesis (Other)
Primary Supervisor: Ir. Oktanis Emalinda, MP
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: s1 ilmu tanah
Date Deposited: 18 Sep 2023 08:28
Last Modified: 18 Sep 2023 08:28
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/215314

Actions (login required)

View Item View Item