PERILAKU MEMILIH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) KOTA PADANG DALAM PEMILUKADA LANGSUNG WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA PADANG PUTARAN KEDUA TAHUN 2014

MHD, FAJRI (2015) PERILAKU MEMILIH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) KOTA PADANG DALAM PEMILUKADA LANGSUNG WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA PADANG PUTARAN KEDUA TAHUN 2014. Diploma thesis, UPT. Perpustakaan Unand.

[img] Text
346.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena politisasi birokrasi yang terjadi dalam masa Pemilukada Langsung Walikota dan Wakil Walikota Padang Putaran Kedua Tahun 2014. Pemilukada ini berlangsung setelah menghasilkan dua pasangan yang menang pada putaran pertama termasuk salah satunya pasangan incumbent. Posisi incumbent merupakan posisi yang signifikan karena dalam Pemilukada pasangan incumbent masih mempunyai jaringan untuk mempengaruhi mesin birokrasi. Penelitian ini menggunakan teori perilaku memilih (Voting Behaviour) dengan menggunakan tiga variabel bebas dari dua pendekatan dalam perilaku memilih yakni mobilisasi politik (X1)-pendekatan sosiologis, orientasi terhadap isu yang berkembang (X2)-pendekatan psikologis dan orientasi terhadap kandidat (X3)-pendekatan psikologis. Sebagai variabel terikat yakni perilaku memilih pegawai negeri sipil (PNS) Kota Padang dalam Pemilukada Langsung Walikota dan Wakil Walikota Padang putaran kedua tahun 2014 (Y). Pendekatan xi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei, tipe penelitian adalah explanatory research (penelitian penjelasan). Data dikumpulkan dengan kuisioner dan wawancara langsung dengan responden (face to face interview). Responden dipilih dengan menggunakan metode Multi Stage Sampling. Selanjutnya analisa data dilakukan dengan bentuk numerik yakni tabel frekuensi dan tabulasi silang. Uji hipotesis menggunkan uji Kendall Tau. Dalam penelitian ini ditemukan, dalam variabel mobilisasi politik, terdapat hubungan positif dengan perilaku memilih PNS dalam Pemilukada Putaran kedua. Hubungan tersebut positif yang tak berarti dengan Ho diterima dan Ha ditolak. Pada variabel orientasi terhadap isu yang berkembang, terdapat hubungan positif dengan perilaku memilih PNS dalam Pemilukada Putaran kedua dengn Ho ditolak dan Ha ditolak dan variabel orientasi terhadap kandidat juga terdapat hubungan positif dengan perilaku memilih PNS dalam Pemilukada Putaran kedua. Hubungan tersebut mengakibatkan Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan temuan tersebut, peneliti berkesimpulan bahwa, terdapat pengaruh mobilisasi politik dalam mempengaruhi pilihan PNS meskipun hubungan tersebut kecil dan tidak berarti dan juga terdapat pengaruh dari orientasi terhadap isu yang berkembang dan orientasi terhadap kandidat dalam mempengaruhi pilihan PNS. Kata Kunci : Perilaku memilih, mobilisasi politik, orientasi terhadap isu yang berkembang, orientasi terhadap kandidat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Depositing User: Ms Azizah Yasefia
Date Deposited: 26 Feb 2016 08:46
Last Modified: 26 Feb 2016 08:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/2148

Actions (login required)

View Item View Item