HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT YANG BERPOTENSI NEFROTOKSIK DENGAN LUARAN KLINIS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS STADIUM 5 DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2021

Selsti, Novrianti (2023) HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT YANG BERPOTENSI NEFROTOKSIK DENGAN LUARAN KLINIS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS STADIUM 5 DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2021. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 13 September 2024.

Download (176kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 1 pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 13 September 2024.

Download (126kB) | Request a copy
[img] Text (Bab V kesimpulan dan saran)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 13 September 2024.

Download (204kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 13 September 2024.

Download (144kB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT_SELSTI NOVRIANTI_1911011022.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 13 September 2024.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis adalah kelainan struktur dan/atau fungsi ginjal yang terjadi lebih dari 3 bulan. Di dunia, PGK merupakan salah satu penyebab utama kematian yang terus mengalami peningkatan selama 2 dekade terakhir. PGK dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya karena penggunaan obat yang berpotensi nefrotoksik sehingga menyebabkan cedera pada ginjal. Penelitian ini bertujuan mengetahui tren prevalensi PGK, karakteristik sosiodemografi, riwayat penyakit dan penggunaan obat sebelum terdiagnosa PGK, karakteristik klinis dan penggunaan obat selama rawat inap serta hubungan penggunaan obat yang berpotensi nefrotoksik dengan luaran klinis pasien (kreatinin serum, natrium, dan lama rawat inap). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan data pasien PGK stadium 5 melalui rekam medis instalasi rawat inap pada tahun 2021 sebanyak 148 pasien inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan angka kejadian PGK dari tahun 2018-2020 dan pada tahun 2021 terjadi kenaikan kembali. Karakteristik sosiodemografi paling banyak pada penderita PGK adalah laki-laki (53%), usia 46-55 tahun (28%), ibu rumah tangga (26%). Riwayat penyakit terdahulu yang paling banyak diderita adalah hipertensi (60%) dan 14 dari 148 pasien menggunakan obat yang berpotensi nefrotoksik sebelum terdiagnosa PGK. Anemia (51%) merupakan diagnosa sekunder pasien PGK terbanyak dan 145 dari 148 pasien PGK menggunakan obat yang berpotensi nefrotoksik serta yang paling banyak digunakan adalah paracetamol (66%). Adaya hubungan antara jumlah penggunaan obat yang berpotensi nefrotoksik dengan peningkatan kreatinin serum (p-value = 0,05<0,059<0,1) dan peningkatan lama rawat inap (r=0,929, korelasi kuat). Namun, tidak terdapat hubungan dengan natrium pada pasien PGK stadium 5.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: apt. Dedy Almasdy, M.Si, Ph.D (Clin Pharm)
Uncontrolled Keywords: penyakit ginjal kronis, obat nefrotoksik, kreatinin serum, natrium, lama rawat
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: S1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 13 Sep 2023 07:40
Last Modified: 13 Sep 2023 07:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/213714

Actions (login required)

View Item View Item