Analisis Ketahanan Hidup Pasien HIV/AIDS Rawat Inap di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016-2021

Reza, Annisa (2023) Analisis Ketahanan Hidup Pasien HIV/AIDS Rawat Inap di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016-2021. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (600kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (160kB)
[img] Text (BAB 6 Kesimpulan dan Saran)
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (46kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (128kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan Penelitian: HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang masih tinggi di Indonesia. Provinsi Jambi merupakan 10 terendah kejadian HIV/AIDS namun memiliki angka kematian yang masih tinggi (CFR=26,98%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan hidup pasien HIV/AIDS di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016-2021, serta faktor yang diduga mempengaruhinya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kohort retrospektif. Data bersumber dari rekam medis pasien HIV/AIDS rawat inap tahun 2016-2021 sebanyak 124 sampel menggunakan teknik simple random sampling. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (cox regression), dan multivariat (cox proportional hazard). Hasil: Pasien mengalami events sebesar 17,7% dengan incidence rate sebesar 2,4%. Terdapat hubungan antara stadium klinis (p-value=0,014), infeksi oportunistik (p-value=0,011), komorbid (p-value=0,000), status terapi ARV (p-value=0,037), lama terapi ARV (p-value=0,028). Komorbid merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap ketahanan hidup pasien HIV/AIDS (p-value=0,002; HR: 5,378; 95% CI: 1,901–15,213) setelah dikontrol oleh infeksi oportunistik. Kesimpulan: Pasien HIV/AIDS yang berada pada stadium klinis IV, memiliki infeksi oportunistik, memiliki komorbid, tidak pernah/putus terapi, dan menjalani terapi < 6 bulan memiliki probabilitas ketahanan hidup yang lebih rendah. Diharapkan rumah sakit dapat memberikan perawatan yang komprehensif, serta perawatan pendukung khususnya pasien dengan komorbiditas sehingga membantu dalam perencanaan pengobatan yang tepat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Masrizal, SKM., M. Biomed
Uncontrolled Keywords: HIV/AIDS, Kematian, Ketahanan Hidup
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 08 Sep 2023 04:16
Last Modified: 08 Sep 2023 04:16
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/213039

Actions (login required)

View Item View Item