HUBUNGAN NILAI NEUTROFIL LIMFOSIT RASIO (NLR) DENGAN PREEKLAMSIA BERAT, SINDROM HELLP DAN EKLAMPSIA

Indah, Lisfi (2023) HUBUNGAN NILAI NEUTROFIL LIMFOSIT RASIO (NLR) DENGAN PREEKLAMSIA BERAT, SINDROM HELLP DAN EKLAMPSIA. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER dan ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (164kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (155kB)
[img] Text (BAB VII PENUTUP)
BAB VII PENUTUP.pdf - Published Version

Download (75kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (166kB)
[img] Text (Tesis Full Text)
TESIS FULL-ID.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Preeklamsia (PE) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Preeklamsia mempengaruhi 5-8% dari semua kehamilan. Penyakit ini ditandai dengan hipertensi (≥ 140/90 mmHg), proteinuria, trombositopenia, gagal ginjal, komplikasi neurologis, keterlibatan liver dan hambatan pertumbuhan janin. Neutrofil limfosit rasio (NLR) adalah bagian dari pemeriksaan hitung jenis leukosit yang merupakan parameter pemeriksaan yang mudah, tersedia dan dapat digunakan sebagai indeks keparahan inflamasi sistemik. Penelitian ini membahas tentang hubungan nilai neutrofil limfosit rasio (NLR) dengan kejadian preeklamsia. Kejadian preeklamsia dalam penelitian ini akan dibagi menjadi preeklamsia tanpa komplikasi, sindroma HELLP dan eklampsia dan dinilai apakah terdapat perbedaan nilai neutrofil limfosit rasio (NLR) dari masing-masingnya. Tujuan: untuk mengetahui hubungan nilai neutrofil limfosit rasio (NLR) dengan preeklamsia berat, sindrom HELLP dan eklampsia serta mengetahui penyakit hipertensi kehamilan yang paling berpengaruh pada kadar NLR. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan case control study yang melihat hubungan nilai neutrofil limfosit rasio (NLR) dengan preeklamsia berat, sindrom HELLP dan eklampsia. Penelitian ini dilakukan mulai bulan April 2022 – November 2022. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas – RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan menggunakan teknik consecutive sampling didapatkan sampel sebanyak 108 sampel. Analisa variabel multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil: Didapatkan rerata nilai NLR pada masing-masing variabel lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol, serta terdapat hubungan yang signifikan antara nilai NLR pada preeklamsia berat, sindrom HELLP dan eklampsia dengan masing-masing nilai p = 0,00.Kemudian dilakukan uji regresi linier, ketiga kelompok memiliki hubungan yang signifikan dengan NLR dimana OR paling tinggi didapatkan pada eklampsia (OR 7,14) diikuti oleh sindrom HELLP(2,76) dan preeklamsia berat (1,80) . Pada eklampsia ditemukan risiko yang lebih tinggi 7 kali untuk mengalami peningkatan NLR dibandingkan kehamilan normal. Pembahasan: Preeklamsia berat, sindrom HELLP dan eklampsia mempunyai hubungan yang signifikan dengan NLR dimana pada penelitian ini menunnjukkan eklampsia memiliki nilai NLR palimg tinggi dianding preeklamsia berat dan sindrom HELLP. Hal ini menunjukkan bahwa pada eklampsia terjadi rekasi inflamasi yang lebih hebat dibanding preeklamsia berat dan sindrom HELLP. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara nilai NLR dengan preeklamsia berta, sindrom HELLP dan eklampsia. Eklampsia ditemukan sebagai kondisi patologis yang paling mempengaruhi NLR dengan risiko yang jauh lebih tinggi dibanding sindrom HELLP dan preeklamsia berat. Kata kunci: preeklamsia berat, sindrom HELLP, eklampsia, nilai NLR

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. dr. Roza Sriyanti, Sp.OG, Subsp.KFM
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 08 Sep 2023 02:42
Last Modified: 08 Sep 2023 02:42
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/212275

Actions (login required)

View Item View Item