Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pariaman Tahun 2018-2022

Arum, Dirta Diyana (2023) Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pariaman Tahun 2018-2022. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (189kB)
[img] Text (BAB 6 Kesimpulan dan Saran)
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (118kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (202kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan: Kota Pariaman memiliki IR sebesar 235,62 per 100.000 penduduk dengan CFR 0,93 pada tahun 2022 dan mengalami kenaikan IR 3 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dengan kejadian DBD di Kota Pariaman tahun 2018-2022 serta gambaran spasial DBD berdasarkan kepadatan penduduk. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi ekologi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kejadian DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Pariaman. Data iklim didapatkan dari BMKG dan kepadatan penduduk dari BPS yang tercatat dari Januari 2018 hingga Desember 2022. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dengan uji korelasi spearman, multivariat menggunakan uji regresi linear berganda, dan spasial. Hasil: Hasil penelitian menunjukan kejadian DBD di Kota Pariaman mengalami peningkatan pada Juli-November. Hasil bivariat menunjukan suhu udara (r=-0,278) dan hari hujan (r=0,393) berkorelasi dengan kejadian DBD. Hasil multivariat didapatkan variabel yang berhubungan adalah hari hujan (p=0,0001). Hasil gambaran spasial didapatkan pola hubungan yang tidak konsisten antara kasus DBD dengan kepadatan penduduk. Kesimpulan:Variabel lingkungan yang berhubungan dengan kejadian DBD di Kota Pariaman yaitu suhu dan hari hujan. Hari hujan merupakan variabel dominan dengan kejadian DBD. Diharapkan dinas kesehatan meningkatkan upaya pencegahan DBD seperti 3M Plus sebelum terjadinya peningkatan hari hujan pada bulan September hingga Desember.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Masrizal, SKM., M. Biomed
Uncontrolled Keywords: DBD, Iklim, Lingkungan, Spasial
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 04 Sep 2023 03:11
Last Modified: 04 Sep 2023 03:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/211970

Actions (login required)

View Item View Item