Analisis Sekuritisasi Hongaria Terhadap Conditionality Mechanism Uni Eropa

Triatmaja, Reggi Dimas (2023) Analisis Sekuritisasi Hongaria Terhadap Conditionality Mechanism Uni Eropa. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Abstrak)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (314kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (38kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (217kB)
[img] Text (Full Halaman)
Full Halaman.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Selama satu dekade akhir, kemunduran demokrasi menjadi peristiwa hangat yang terjadi di Uni Eropa, khususnya di wilayah CEE. Untuk mengatasi hal tersebut, European Commission membentuk Conditionality Mechanism sebagai mekanisme sanksi untuk mendisiplinkan negara anggota yang mengalami kemunduran demokrasi, dan mekanisme tersebut saat ini ditargetkan kepada Hongaria. Namun Hongaria yang dipimpin oleh Viktor Orban dan Partai Fidesz dengan aliran populisme sayap-kanan, enggan untuk patuh dan justru melawan balik kebijakan tersebut dengan melakukan framing bahwa Uni Eropa telah bersikap tidak adil dan double-standard terhadap Hongaria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk sekuritisasi yang dijalankan oleh pemerintah populis sayap-kanan Hongaria terhadap Conditionality Mechanism Uni Eropa dengan menggunakan konsep turunan sekuritisasi Copenhagen School, yaitu estetika dan diskursus populisme dari Bohdana Kurylo. Kurylo menambahkan lima karakteristik untuk menjelaskan unit-unit di dalam tahapan sekuritisasi yang dijalankan oleh kelompok populis, yaitu anti elite, political outsider as a securitizing actor, agential audience, homogenous people as a referent object, dan identification between actor and the audience. Penelitian ini dijalankan dengan metode kualitatif dan pengumpulan data dalam bentuk gabungan antara observasi empiris dan studi pustaka. Dengan menggunakan konsep dari Kurylo, penelitian ini menemukan bahwa sekuritisasi yang dijalankan oleh populisme cenderung lebih mampu mencapai kesuksesan, karena populisme membentuk identitas bersama dengan masyarakat dan membangun citra sebagai representatif sekaligus pelindung masyarakat dari Uni Eropa yang dijadikan sebagai tokoh antagonis. Melalui sekuritisasi, kelompok populis berhasil mendapatkan legitimasi dan kepercayaan dari masyarakat, sehingga Orban dan Partai Fidesz mampu memenangkan pemilu Hongaria dibalik berbagai krisis yang pernah dihadapi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JC Political theory
J Political Science > JN Political institutions (Europe)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: s1 ilmu hubungan internasional
Date Deposited: 04 Aug 2023 02:58
Last Modified: 04 Aug 2023 02:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/209721

Actions (login required)

View Item View Item