HUBUNGAN KADAR IL-6 TERHADAP KEJADIAN SEPSIS PADA PASIEN COVID-19 YANG DIRAWAT DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

Jeffri, Sofian Leksana (2023) HUBUNGAN KADAR IL-6 TERHADAP KEJADIAN SEPSIS PADA PASIEN COVID-19 YANG DIRAWAT DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG. Masters thesis, Universitaas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (59kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (157kB)
[img] Text (BAB VII)
BAB VII.pdf - Published Version

Download (174kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (227kB)
[img] Text (THESIS FULL)
TESIS dr. Jefri.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia dan menyebabkan jutaan kasus infeksi dan kematian. Infeksi COVID-19 dapat memberat hingga terjadi hipoksia akut, sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), kegagalan multi-organ, hingga kematian. Satu sitokin yang digunakan sebagai marker pada COVID-19 adalah interleukin-6 (IL-6). Peningkatan kadar IL-6 diketahui berkaitan dengan prognosis yang lebih buruk dan luaran klinis yang memburuk pada pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan kadar IL-6 pada pasien COVID-19 yang mengalami sepsis dengan pasien COVID-19 yang tidak mengalami sepsis di RSUP DR. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik yang dilakukan di ruang isolasi COVID-19 RSUP Dr.M.Djamil Padang dari Juni 2022 hingga Maret 2023. Kriteria inklusi subjek penelitian adalah pasien COVID-19 yang berusia di atas 18 tahun serta memiliki data rekam medis lengkap berupa kadar IL-6, komorbid, hasil pemeriksaan kultur baik darah, urin dan/atau sputum. Kadar IL-6 serum yang dianalisis diperoleh dari sampel darah pasien yang diambil pada saat awal rawatan di RSUP DR. M. Djamil. Pemeriksaan kadar IL-6 serum dilakukan dengan alat immunology analyzer dan metode ECLIA (Insert Kit Cobas Elecsys 2017). Hasil: Dari 492 penderita COVID 19, terdapat 68 pasien (13,8%) yang mengalami sepsis. Usia pasien, komorbiditas, dan derajat klinis COVID-19 memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian sepsis (p value usia terhadap sepsis= 0,000, p value komorbid terhadap sepsis= 0,001, dan p value derajat klinis COVID-19 terhadap sepsis= 0,000). Variabel jenis kelamin, status gizi, infeksi sekunder, dan kultur terhadap sepsis tidak memiliki perbedaan yang bermakna. Jumlah subjek yang mengalami sepsis dengan kadar IL-6 > 7 pg/mL sebanyak 97,06% dan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian sepsis dengan p value sebesar 0,028. Kesimpulan: Usia, komorbid, dan derajat klinis COVID-19 mempengaruhi perjalanan penyakit menjadi sepsis. Terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar IL-6 pasien COVID-19 yang mengalami sepsis dibandingkan pasien COVID-19 yang tidak mengalami sepsis.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. Sabrina Ermayanti, Sp.P (K)Onk, FISR, FAPSR
Uncontrolled Keywords: COVID-19, IL-6, Sepsis, Komorbid, Derajat Klinis
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 18 Jul 2023 08:56
Last Modified: 18 Jul 2023 08:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/206890

Actions (login required)

View Item View Item