Penjadwalan Penggantian Komponen Kritis Mesin Pabrik Indarung VI PT Semen Padang

Rijalul, Ihsan (2023) Penjadwalan Penggantian Komponen Kritis Mesin Pabrik Indarung VI PT Semen Padang. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
cover & abstrak.pdf - Published Version

Download (233kB)
[img] Text (Bab I)
bab 1.pdf - Published Version

Download (271kB)
[img] Text (Bab VI)
bab 6.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Fulltext)
fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

PT Semen Padang merupakan perusahaan yang memproduksi semen. PT Semen Padang memiliki enam pabrik dalam menunjang kegiatan produksinya. Salah satu pabrik yang dimiliki PT Semen Padang yaitu pabrik Indarung VI. Pabrik Indarung VI terdiri dari tiga mesin utama yaitu mesin Rawmill, mesin Kiln, mesin Cementmill dan satu mesin pendukung yaitu mesin Coalmill. Permasalahan yang dihadapi oleh pabrik Indarung VI yaitu sering terjadinya kerusakan pada komponen-komponen mesin pabrik. Kerusakan yang terjadi menghambat kelancaran proses produksi semen, sehingga mengakibatkan tingginya nilai downtime pada mesin-mesin pabrik. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penjadwalan komponen kritis dengan kriteria minimasi downtime pada mesin pabrik Indarung VI. Tahap awal yang dilakukan adalah menentukan mesin kritis dengan melihat OEE dan availability mesin. Selanjutnya menentukan komponen kritis mesin kritis berdasarkan total downtime menggunakan prinsip Pareto. Selanjutnya dilakukan penentuan distribusi TTF dan TTR komponen kritis. Kemudian dilakukan uji-uji khusus untuk distribusi terpilih dan dilakukan penentuan parameter, MTTF dan MTTR dengan metode Least Square Curve Fitting. Selanjutnya menentukan interval penggantian pencegahan dengan kriteria minimasi downtime dan dihitung interval waktu pemeriksaan serta frekuensi pemeriksaan komponen tersebut. Lalu dihitung nilai availability dan nilai reliability sebelum dan sesudah dilakukan tindakan perawatan. Hasil perhitungan menunjukan bahwa mesin kritis adalah mesin Rawmill. Sedangkan komponen kritis adalah komponen Feeder Clay, komponen Inner Part Mill, komponen Feeder Limestone, dan komponen Tyre Mill. Uji kecocokan distribusi yang terpilih untuk TTF yaitu distribusi Lognormal untuk komponen Feeder Clay, Inner Part Mill, dan Feeder Limestone serta distribusi Weibull untuk komponen Tyre Mill. Sedangkan untuk data TTR distribusi yang terpilih yaitu distribusi Lognormal untuk komponen Feeder Clay dan Feeder Limestone, distribusi Weibull untuk komponen Inner Part Mill, serta distribusi Eksponensial untuk komponen Tyre Mill. Nilai MTTF adalah 473,25 untuk Feeder Clay, 2296,84 untuk komponen Inner Part Mill, 899,23 untuk komponen Feeder Limestone, dan 2710,78 untuk komponen Tyre Mill. Nilai MTTR adalah 6,98 untuk Feeder Clay, 13,048 untuk komponen Inner Part Mill, 5,56 untuk komponen Feeder Limestone, dan 9,42 untuk komponen Tyre Mill. Interval waktu penggantian untuk komponen Feeder Clay adalah 1091 jam, komponen Inner Part Mill adalah 10315 jam, komponen Feeder Clay adalah 2251 jam, dan komponen Tyre Mill adalah 5282 jam. Interval waktu pemeriksaan optimal untuk komponen Feeder Clay adalah 120 jam, komponen Inner Part Mill adalah 180 jam, komponen Feeder Clay adalah 240 jam, dan komponen Tyre Mill adalah 240 jam. Availability komponen Feeder Clay adalah 98,02%, komponen Inner Part Mill adalah 98,94%, komponen Feeder Clay adalah 99,04%, dan komponen Tyre Mill adalah 99,3%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Ahmad Syafruddin Indrapriyatna, M.T.
Uncontrolled Keywords: Mean Time to Failure, Mean Time to Repair, Age Replacement, Availability, Reliability
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 13 Jul 2023 07:09
Last Modified: 13 Jul 2023 07:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/206352

Actions (login required)

View Item View Item