BENEFIT – LOSS RATIO PRODUKSI ENERGI LISTRIK DI INDONESIA

AFRINALDI, Feri (2023) BENEFIT – LOSS RATIO PRODUKSI ENERGI LISTRIK DI INDONESIA. Other thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
2. Bab I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab V Penutup)
3. Bab V Penutup.pdf - Published Version

Download (838kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (full thesis)
0. Full Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini menyajikan analisis benefit-loss ratio permintaan dan produksi energi listrik di Indonesia dari tahun 2014 hingga 2018. Loss dan benefit tersebut dinyatakan dalam satuan Disability-Adjusted Life Years (DALY) per kapita. DALY adalah indikator yang digunakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk asesmen kesehatan. Benefit dalam penelitian ini adalah peningkatan nilai tambah (value-added) pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per kapita dalam bentuk upah dan pajak yang dipicu oleh permintaan dan produksi energi listrik. Value-added tersebut dihitung dengan menggunakan metode economic input-output. Untuk mengestimasi kontribusi peningkatan value-added terhadap penurunan DALY per kapita, hubungan antara PDB per kapita dengan DALY per kapita dimodelkan menggunakan analisis regresi. Sebaliknya, loss adalah penurunan tingkat kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh polutan yang dihasilkan oleh proses produksi energi listrik dan dihitung menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Peningkatan level DALY yang disebabkan oleh polutan dihitung menggunakan Eco-Indicator 99. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata benefit-loss ratio proses produksi energi listrik di Indonesia adalah 1.257. Rasio ini menandakan bahwa level benefit produksi energi listrik di Indonesi 26% lebih tinggi dari level lossnya. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa rata-rata laju perubahan benefit terhadap konsumsi listrik per kapita lebih rendah daripada laju perubahan loss. Akibatnya, benefit-loss ratio akan menurun seiring dengan meningkatnya konsumsi energi listrik per kapita. Kemudian, laju perubahan benefit memiliki hubungan yang positif dengan laju perubahan harga energi listrik per kWh. Namun, harga energi listrik per kWh tidak mempengaruhi laju perubahan loss. Akibatnya, benefit-loss ratio akan meningkat seiring dengan meningkatnya harga energi listrik per kWh. Berdasarkan hasil di atas, Indonesia direkomendasikan untuk mempromosikan sumber energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi energi sehingga tingkat benefit-loss ratio menjadi lebih tinggi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa menaikkan harga energi listrik merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan benefit-loss ratio.

Item Type: Thesis (Other)
Primary Supervisor: Prof. Ir. Nilda Tri Putri, S.T., M.T., Ph.D., IPU
Uncontrolled Keywords: Listrik, Kesehatan, Indonesia
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: S2 Profesi Insinyur
Date Deposited: 07 Jul 2023 08:13
Last Modified: 07 Jul 2023 08:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/205441

Actions (login required)

View Item View Item