ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PETANI KARET (Hevea braziliensis) YANG MELAKUKAN PENJUALAN DALAM BENTUK BASAH DAN KERING DI DESA TIRTA KENCANA KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO

PRATIKA, ANGRAINI (2016) ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PETANI KARET (Hevea braziliensis) YANG MELAKUKAN PENJUALAN DALAM BENTUK BASAH DAN KERING DI DESA TIRTA KENCANA KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
8. abstrak.pdf - Published Version

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I PENDAHULUAN)
9.bab 1.pdf - Published Version

Download (439kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5 PENUTUP)
13. bab 5.pdf - Published Version

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
14.DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (117kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
pdfjoiner (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, yang dilakukan pada April 2016, bertujuan menganalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan petani yang menjual Lateks Karet dalam bentuk basah dan kering dan mengetahui alasan petani memilih menjual Lateks Karet dalam bentuk basah dan dalam bentuk kering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan teknik non Probability sampling. Analisa data secara kuantitatif dan kualitatif. Analisa kuantitatif digunakan untuk menganalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan usahatani petani karet yang melakukan penjualan basah dan kering, sedangkan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan alasan petani melakukan penjualan dalam bentuk basah dan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diterima petani yang melakukan penjualan dalam bentuk basah adalah Rp 582.612,39/100 kg basah dan petani yang melakukan penjualan dalam bentuk kering sebesar Rp 639.332,38/100 kg basah. Keuntungan yang diterima petani yang melakukan penjualan dalam bentuk basah yaitu Rp 294.696,30/100 kg basah dan petani yang melakukan dalam bentuk kering sebesar Rp 409.495,79/100 kg basah. Hasil uji statistik pendapatan dan keuntungan menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara pendapatan petani yang melakukan penjualan dalam bentuk basah dan kering. Alasan utama petani melakukan penjualan dalam bentuk basah yaitu karena kebiasaan. Sedangkan petani yang melakukan penjualan dalam bentuk kering juga berpendapat lebih menguntungkan. Disarankan agar petani yang melakukan penjualan dalam bentuk basah beralih ke penjualan dalam bentuk kering karena pendapatan dan keuntungan yang akan di terima petani akan lebih besar daripada melakukan penjualan dalam bentuk basah. Kata kunci : pendsapatan, keuntungan, usahatani, karet

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: s1 agribisnis agribisnis
Date Deposited: 05 Oct 2016 03:15
Last Modified: 05 Oct 2016 03:15
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/17176

Actions (login required)

View Item View Item