EVALUASI KOMPETENSI BIDAN DALAM PEMASANGAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM COPPER T 380A BERDASARKAN UMUR, PENDIDIKAN, PENGALAMAN PEMASANGAN DAN LAMA PRAKTIK DI KOTA PADANG

Neni, Anggraini (2015) EVALUASI KOMPETENSI BIDAN DALAM PEMASANGAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM COPPER T 380A BERDASARKAN UMUR, PENDIDIKAN, PENGALAMAN PEMASANGAN DAN LAMA PRAKTIK DI KOTA PADANG. Masters thesis, UPT. Perpustakaan Unand.

[img] Text
105.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (896kB)

Abstract

Latar belakang. Bidan adalah tenaga kesehatan yang berpengaruh dalam membantu keluarga memilih kontrasepsi yang sesuai untuk pasiennya. Bidan harus mempunyai kompetensi dalam memberikan pelayanan kebidanan khususnya pemasangan AKDR. Tujuan. mengevaluasi kompetensi bidan dalam pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim Copper T 380A berdasarkan umur, pendidikan, pengalaman pemasangan dan lama praktik di kota Padang. Tempat dan waktu. Di Puskesmas dan bidanpraktik swasta di Kota Padang mulai bulan September sampai Desember 2014. Rancangan. Cross sectional study. Bahan dan cara kerja. Alat yang digunakan : daftar tilik, data responden dan alat-alat pemasangan AKDR. Dilakukan pemilihan responden yang memenuhi kriteria inklusi dan didapatkan sampel sebanyak 24 orang. Dilakukan wawancara dan dilihat cara kerja responden dalam pemasangan AKDR dengan menggunakan daftar tilik. Data direkapitulasi dan diolah secara komputerisasi dengan perangkat lunak komputer dan dilakukan uji statistik. Hasil. Dari data yang didapatkan sebagian besar responden berusia 25- 40 tahun (67,7%), persentase pemasangan AKDR paling tinggi pada kelompok <5 dan >10 (41,7%), sebagian besar responden mempunyai kompetensi yang baik (67,7%), responden yang tidak mengerjakan daftar tilik adalah lebih banyak pada daftar tilik nomor 5 (54%), nomor 7 (96%), nomor 16 (58%), nomor 31 (62%) dan nomor 34 (46%), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur dengan kompetensi pemasangan AKDR (p:0,540, p>0,05), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan kompetensi pemasangan AKDR (p:0,439, p>0,05), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengalaman pemasangan dengan kompetensi pemasangan AKDR (p:0,472, p>0,05) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama praktik dengan kompetensi pemasangan AKDR (p:0,505, p>0,05). Kesimpulan. Sebagian besar responden mempunyai kompetensi yang baik dalam pemasangan AKDR. Responden yang banyak tidak mengerjakan daftar tilik adalah mengenai konseling ke pasien dan upaya pencegahan infeksi. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pengalaman pemasangan dan lama praktik dengan kompetensi pemasangan AKDR. Kata kunci. Kompetensi pemasangan AKDR

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Pascasarjana Tesis
Depositing User: Ms Meldiany Ramadhona
Date Deposited: 18 Feb 2016 08:08
Last Modified: 18 Feb 2016 08:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/1677

Actions (login required)

View Item View Item