Pemanfaatan Kompos Jerami Gandum Plus Tithonia Sebagai Substitusi Pupuk Buatan Untuk Memeperbaiki Sifat Kimia Inceptisol Dataran Tinggi serta Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.)

Yudhi, Pratama Putra (2016) Pemanfaatan Kompos Jerami Gandum Plus Tithonia Sebagai Substitusi Pupuk Buatan Untuk Memeperbaiki Sifat Kimia Inceptisol Dataran Tinggi serta Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
BAB V .pdf - Published Version

Download (33kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
Tugas Akhir.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

PEMANFAATAN KOMPOS JERAMI GANDUM PLUS TITHONIA SEBAGAI SUBSTITUSI PUPUK BUATAN UNTUK MEMPERBAIKI SIFAT KIMIA INCEPTISOL DATARAN TINGGI SERTA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN GANDUM (Triticum aestivum L.) ABSTRAK Penelitian ini telah dilakukan di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, mulai bulan Mei 2015 sampai Desember 2015. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Kimia Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompos jerami gandum plus tithonia terhadap perbaikan sifat kimia tanah, pertumbuhan dan produksi tanaman gandum pada Inceptisol. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari A : 0 ton/Ha kompos + pupuk buatan 1 Rekomendasi, B : 7,5 ton/Ha kompos + 0 pupuk buatan, C : 7,5 ton/Ha kompos + pupuk buatan 0,25 Rekomendasi, D : 7,5 ton/ha kompos + pupuk buatan 0,50 Rekomendasi, E : 7,5 ton/ha kompos + pupuk buatan 0,75 Rekomendasi, dan F : 7,5 ton/ha kompos + pupuk buatan 1 Rekomendasi. Pengamatan tanah awal dan setelah inkubasi meliputi pH (H2O 1:2) dan pH KCl (1:2), C-Org.(Walkley and Black), N-tot. (Kjeldahl), P-ters. (Bray-II), Al-dd (Volumetrik), Kapasitas Tukar Kation (KTK), K-dd, Ca-dd, Mg-dd, dan Na-dd (pencucian Ammonium Asetat 1 N pH 7). Pengamatan tanaman meliputi tinggi, jumlah anakan total (JAT), angkutan hara tanaman (N, P, dan K),bobot kering gabah (BKG), bobot kering jerami (BKJ), dan bobot 1000 biji. Data di analisis ragam, jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos jerami gandum plus tithonia (50% + 50%) sebanyak 7,5 ton/Ha pada tanah yang di kapur merupakan perlakuan terbaik dalam memperbaiki sifat kimia tanah, yaitu meningkatkan nilai pH tanah sebesar 0,45 unit; C-org. (0,65%); N-tot. (0,16%); P-ters. (4,31 ppm); K-dd (0,02 me/100g); Ca-dd (0,18 me/100g); Mg-dd (0,05 me/100g), Na-dd (0,02 me/100g), dan KTK (0,74 me/100g); dibandingkan dengan pemberian kapur saja. Pada takaran tersebut dapat meningkatkan tinggi tanaman (4,73 cm); jumlah anakan total (1,6 anakan); angkutan hara N (3,05 kg/ha); angkutan hara P (1,42 kg/ha); angkutan hara K (2,17 kg/ha); bobot kering gabah (1,12 ton/ha); bobot kering jerami (2,12 ton/ha); dan bobot 1000 biji (10,7 g) serta dapat menghemat pupuk buatan 25 %. Kata kunci: kapur, bahan organik, sifat kimia tanah, tanaman gandum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: s1 agroekoteknologi pertanian
Date Deposited: 07 Sep 2016 01:58
Last Modified: 07 Sep 2016 01:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/16508

Actions (login required)

View Item View Item