GREEN SYNTHESIS NANOKOMPOSIT Ag/KITOSAN MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN GAMBIR DENGAN BANTUAN STABILIZER (PEG,DEA) DAN APLIKASINYA SEBAGAI ZAT ANTIMIKROBA

PUTRI, HIDAYANI (2016) GREEN SYNTHESIS NANOKOMPOSIT Ag/KITOSAN MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN GAMBIR DENGAN BANTUAN STABILIZER (PEG,DEA) DAN APLIKASINYA SEBAGAI ZAT ANTIMIKROBA. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5 Penutup)
BAB V.pdf - Published Version

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI PUTRI HIDAYANI (1210413041) pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Nanokomposit merupakan material baru yang terbentuk melalui penggabungan dua atau lebih senyawa sehingga menghasilkan sifat baru yang berukuran 1-100 nm. Untuk mensintesis nanokomposit Ag/kitosan yang ramah lingkungan (green synthesis), pada penelitian ini digunakan bioreduktor dari ekstrak daun gambir dalam mensintesis nanopartikel perak. Penggunaan bioreduktor tersebut dapat memberi alternatif dalam produksi nanopartikel karena mampu meminimalisir penggunaan bahan-bahan anorganik yang berbahaya bagi lingkungan. Nanopartikel perak dimodifikasi dengan kitosan membentuk suatu nanokomposit. Hal ini merujuk pada penelitian yang sudah ada sebelumnya bahwa kitosan juga mempunyai sifat antimikroba sama halnya dengan nanopartikel perak. Nanokomposit Ag/kitosan diperkuat dengan penambahan stabilizer PEG (polyethylene glycol) dan DEA (dietanol amin) untuk menghambat pertumbuhan dari nanokomposit yang terbentuk. Dari hasil analisis UV-Vis memberikan informasi bahwa stabilizer yang baik digunakan dalam mensintesis nanopartikel perak adalah polietilen glikol (PEG). Analisis TEM memperlihatkan nanokomposit yang dihasilkan berbentuk sperikal (bulat) dengan ukuran partikel perak dari nanokomposit Ag/Kts/PEG 0,01 M berkisar antara 8nm – 25nm, sedangkan nanokomposit Ag/Kts/DEA 0,01 M berkisar antara 16nm – 33nm. Hasil XRD memperlihatkan pola puncak dari logam Ag pada nanokomposit Ag/Kts/PEG adalah berbentuk kristal berukuran 13,53 nm dengan struktur berbentuk fcc (face center cubic). Dan nanokomposit yang dihasilkan juga dapat berpotensi sebagai zat antimikroba.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 07 Sep 2016 02:54
Last Modified: 07 Sep 2016 02:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/16470

Actions (login required)

View Item View Item