PENGARUH CITRA SPORT EVENT, CITRA DESTINASI, dan KEPUASAN EVENT terhadap INTENSI BERKUNJUNG (pada Kejurda Open Road Race Kota Payakumbuh)

Astri Permata, Mulya (2015) PENGARUH CITRA SPORT EVENT, CITRA DESTINASI, dan KEPUASAN EVENT terhadap INTENSI BERKUNJUNG (pada Kejurda Open Road Race Kota Payakumbuh). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Universitas Andalas)
201502181101th_astri permata mulya_skripsi_ekonomi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Di era saat ini, sektor sport event telah menjadi pasar yang tumbuh tercepat di industri pariwisata di seluruh dunia. Kegiatan sport event yang terorganisasi memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat, ekonomi, dan pembangunan perkotaan. Namun tetap ada efek negatif seperti kerusakan lingkungan, kebisingan, masalah keamanan, dan lain sebagainya. Gibson et al., (1998) mendefinisikan olahraga event wisatawan menjadi sebuah citra dalam menarik orang-orang yang melakukan perjalanan dengan tujuan untuk bersantai atau ikut berkompetisi. Para pengunjung tersebut harus meninggalkan daerahnya untuk berpartisipasi mengikuti atau menonton sport event tersebut. Event lokal dan regional memberikan keuntungan tambahan dalam menjaga pariwisata domestik pasar aktif (Getz, 2001). Event olahraga dapat meningkatkan interaksi khusus antara orang-orang melalui kegiatan terorganisir, yang pada gilirannya membantu menciptakan kesadaran masa depan yang menguntungkan dan menarik lebih banyak wisatawan (Dimanche, 2003). Memanfaatkan sport event sebagai alat pemasaran yang efektif dengan harapan untuk menciptakan kesadaran lokal yang lebih tinggi untuk permainan olahraga, mempromosikan citra tujuan, dan meningkatkan pariwisata (Dimanche, 2003; dalam Tu et al, 2011). Sport event cenderung menjadi faktor strategis sekali dari tujuan memasarkan, mempromosikan atau mengemas pariwisata sebagai bagian dari bauran tarik tujuan. Sebagai produk untuk dijual, sport event harus menarik untuk segmen target tertentu, tinggi dalam kualitas dan harga (Hudson, 2003). Pariwisata olahraga bukan hanya pengalaman kegiatan olahraga, namun dapat membentuk budaya yang digunakan sebagai alat promosi pariwisata di negara tujuan dalam mempengaruhi intensi berkunjung. Sport event diperkirakan dapat mempengaruhi intensi bekunjung untuk memperoleh manfaat ekonomi masyarakat. Pengunjung yang dimaksud adalah orang yang melakukan perjalanan untuk tujuan berpartisipasi dalam atau melihat sport event. Mc Cartney (2005) menyatakan bahwa sport event diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan dan jumlah pemasukan pada destinasi. Perangkat tambahan masyarakat dan penciptaan citra positif meningkatkan citra destinasi. Kegiatan perayaan lokal atau sport event tidak hanya dapat membantu menyebarkan budaya lokal tetapi juga bisa menarik sejumlah wisatawan. Dalam pembentukan event dukungan niat penonton dianggap sangat penting, karena penyelenggara sangat mengharapkan intensi berkunjung dari para pengunjung. Penyelenggara tidak pernah mengharapkan hanya satu kali keterlibatan pengunjung disana, melainkan mereka selalu berharap bahwa setelah acara selesai para wisatawan akan kembali untuk menonton event tersebut dan mempromosikannya pada konsumen lainnya. Balap motor adalah olahraga otomotif yang menggunakan sepeda motor. Balap motor (road race) merupakan olahraga otomotif yang cukup popular di Indonesia. Ikatan Motor Indonesia merupakan satu-satunya organisasi olahraga kendaraan bermotor yang telah diakui oleh Federation International del’Automobile (FIA), Federation International of Motorcycle (FIM) dan Commission du Karting (CIK) (Induk Organisasi Olahraga Kendaraan Bermotor Dunia) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI (Induk Organisasi Olahraga Indonesia), yang berhak dan berwenang untuk mengawasi dan memimpin seluruh kegiatan perlombaan-perlombaan kendaraan bermotor di Indonesia. Suatu perlombaan yang bersifat nasional dapat diselenggarakan baik oleh IMI atau IMI daerah, maupun klub yang mendapat wewenang atau izin dari IMI. Para pesertanya dapat terdiri atas peserta dalam dan luar negeri, tergantung pada sifatnya, yang memiliki Kartu Izin Start (KIS) Internasional atau Kartu Izin Start IMI daerah serta dapat memakai peraturan internasional atau peraturan nasional. Sebagai salah satu kota di Sumatera Barat kota Payakumbuh memiliki arena balap untuk pelaksanaan road race tersebut. Event ini diadakan pada bulanbulan tertentu dan acara tertentu yang di selenggarakan oleh IMI atau badan lainnya yang mendapatkan izin dari IMI. Dengan diadakannya event ini di Kota Payakumbuh, diharapkan bisa menjadi alternatif untuk mempromosikan kota Payakumbuh kepada peserta event wisatawan dan para investor. Dalam pelaksanaan event Payakumbuh harus membenahi terlebih dahulu Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mencapai pergelaran event bertaraf nasional dan dapat membawa nama wisatanya ke tingkat nasional maupun internasional nantinya. Disamping sektor Sumber Daya Manusia yang harus ditingkatkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan wisata berkelas dunia. Pemerintah juga perlu fokus dalam pengelolaan event. Pemerintah harus secara aktif menarik investor dan memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk berinvestasi guna membangun berbagai sarana dan prasarana, seperti hotel-hotel, restoran, transportasi serta membenahi seluruh objek wisata yang ada. Hal ini akan menjadi daya tarik bagi para investor untuk mengembangkan investasinya di Kota Payakumbuh. Kota Payakumbuh merupakan daerah yang memiliki keindahan alam, seperti adanya lembah, ngalau, bukit barisan, panorama. Adanya perbaikan penyelenggara event dengan dukungan pemerintah diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari survey pendahuluan (2014) pada penonton Road race yang mengunjungi arena, ditemukan bahwa penonton membuang sampah sembarangan. Tentu saja kebiasaan ini harus segera kita ubah. Banyak wisatawan yang memilih tinggal di rumah penduduk (home stay), bukan hotel berbintang asal rumah tersebut bersih dan nyaman dan terdapat di pusat kota. Hal ini tentu akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Sikap dalam melayani wisatawan, pentingnya keramahan dari tuan rumah dalam menyambut wisatawan tersebut serta keamanan yang terjaga akan membuat wisatawan nyaman. Dengan diadakannya event ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang memiliki minat dan bakat dibidang balap motor dimana mereka dapat terjun langsung mengikuti event, tidak hanya ugal-ugalan di jalan raya. Dengan begitu kebiasaan buruk tersebut dapat disalurkan di arena. Serta adanya kesadaran dari semua masyarakat untuk dapat menghilangkan kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat, seperti yang telah terjadi dari tahun ketahun, setelah acara usai sampah bertebaran dimana-mana. Lu (2013) menyatakan citra Sport event berpengaruh positif terhadap citra destinasi, kepuasan event dan intensi berkunjung, serta citra destinasi dan kepuasan event juga berpengaruh positif terhadap intensi berkunjung. Penulis juga berharap dengan adanya event balap motor ini di Kota Payakumbuh, mampu menjadikan Kota Payakumbuh sebagai kota tujuan bagi para penonton yang ikut berpartisipasi dalam event tersebut atau bisa dikatakan sebagai alat promosi. Setelah menonton acara balap motor, para pengunjung melakukan kunjungan mereka kembali pada periode berikutnya dan berulang untuk periode seterusnya. Acara balap motor mampu memenuhi kepuasan peserta dan penontonnya selama mengikuti proses event dari awal acara sampai akhir. Dengan keunikan, kebersihan, serta keamanan Kota Payakumbuh dapat menarik para pengunjung untuk kembali datang dengan berbagai macam kegiatan yang akan mereka lakukan salah satunya seperti mengunjungi tempat-tempat rekreasi yang ada di Kota Payakumbuh. Kepuasan yang didapatkan peserta dan penonton dari acara balap motor tersebut, membuat mereka loyal dengan acaranya, sehingga mereka kembali datang untuk menonton event pada periode berikutnya. Lee et al. (2012) menyatakan citra sport event secara langsung dan positif mempengaruhi citra destinasi. Semakin tinggi citra dari sport event, maka semakin tinggi nilai yang diberikannya kepada destinasi. Semakin tingginya daya tarik dari destinasi akan mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung berulang-ulang kali. Hasil penelitian Kaplanidou dan vogt (2007) yang menyatakan bahwa citra sport event secara positif dapat mempengaruhi niat kunjungan kembali dari wisatawan yang telah pernah datang mengunjungi event. Niat untuk mengunjungi event beserta destinasimya terlebih dahulu dirasakannya melalui kepuasan oleh pengunjung dari event secara keseluruhan. Maka semakin positif citra sport event, semakin terpenuhinya kepuasan pengunjung yang mengikuti event. Dari kepuasan yang dirasakan akan menciptakan daya tarik kunjungan kembali yang berulang dari para pengunjung. Dengan demikian dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan, maka semakin tinggi niat kunjungan yang akan dilakukan pada periode berikutnya, serta niat untuk merekomendasikannya kepada orang lain. Berdasarkan latar belakang yang di kemukakan, maka perlu di lakukan analisis mengenai ”Pengaruh Citra Sport event, Citra Destinasi, serta Kepuasan Event terhadap Intensi Berkunjung pada Kejurda Open Road race Payakumbuh”.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Mr Iswadi S Nupin
Date Deposited: 03 Aug 2016 07:03
Last Modified: 03 Aug 2016 07:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/14006

Actions (login required)

View Item View Item