PENGARUH PEMBERIAN KRIM EKSTRAK FLAVONOID BUNGA TELANG TERHADAP JUMLAH MELANIN PADA KULIT MARMOT YANG TERPAPAR SINAR UVB

MIRANDA, ASHAR (2023) PENGARUH PEMBERIAN KRIM EKSTRAK FLAVONOID BUNGA TELANG TERHADAP JUMLAH MELANIN PADA KULIT MARMOT YANG TERPAPAR SINAR UVB. Masters thesis, Universitaas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (66kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (350kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf - Published Version

Download (177kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (343kB)
[img] Text (THESIS FULL)
Makalah Tesis Mira yang di print.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung flavonoid dan saat ini banyak diteliti di bidang kesehatan, salah satunya sebagai depigmenting agent. Flavonoid dapat menghambat aktivitas enzim tirosinase, sehingga menghambat proses melanogenesis. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya, yaitu pengaruh ekstrak bunga telang terhadap ekspresi gen enzim tirosinase pada cell line mouse melanoma B16F10. Tujuan Mengetahui pengaruh pemberian krim ekstrak falvonoid bunga telang (Clitoria ternatea L.) 1,5% terhadap jumlah melanin pada kulit marmot yang terpapar sinar UVB. Subjek dan Metode Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan metode post-test only control group design. Subjek penelitian terdiri dari 3 kelompok dengan 9 ekor marmot setiap kelompok. Setiap kelompok diberi pajanan sinar UVB 3 kali seminggu selama 2 minggu dengan dosis total 390 mJ/cm2. Kelompok 1 diberi krim plasebo, kelompok 2 diberi krim hidrokuinon 4%, dan kelompok 3 diberi krim ekstrak flavonoid bunga telang 1,5%. Krim diberikan 2 kali sehari selama 2 minggu. Jumlah melanin dihitung dengan persentase pixel luas area melanin dibandingkan dengan pixel seluruh jaringan epidermis. Hasil Hasil penelitian menunjukkan rerata jumlah melanin paling tinggi terdapat pada kelompok krim plasebo sebesar 2,98%. Jumlah melanin paling rendah terdapat pada kelompok krim hidrokuinon 4% sebesar 0,61%, sedangkan jumlah melanin pada kelompok ekstrak flavonoid bunga telang 1,5% sebesar 2,12%. Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok krim ekstrak flavonoid bunga telang dengan kelompok krim plasebo dan krim hidrokuinon (p<0,05). Kesimpulan Krim ekstrak flavonoid bunga telang 1,5% dapat mencegah peningkatan jumlah melanin kulit marmot yang terpapar sinar UVB.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. dr. Satya Wydya Yenny, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV
Uncontrolled Keywords: krim ekstrak flavonoid bunga telang, melanin, ultraviolet B.
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 23 Feb 2023 08:53
Last Modified: 23 Feb 2023 08:53
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/124015

Actions (login required)

View Item View Item