PARSIAL PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI BAKTERIOSIN DARI BAKTERI ASAM LAKTAT YANG DIHASILKAN PADA PROSES FERMENTASI SANTAN KELAPA MENJADI VCO (Virgin Coconut Oil)

SURYANI, SURYANI (2014) PARSIAL PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI BAKTERIOSIN DARI BAKTERI ASAM LAKTAT YANG DIHASILKAN PADA PROSES FERMENTASI SANTAN KELAPA MENJADI VCO (Virgin Coconut Oil). Doctoral thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (Skripsi Full Text)
201505180901th_disertasi.compressed.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://doi.org/10.25077/103210500

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) adalah minyak kelapa murni yang diproses tanpa pemanasan yaitu dengan fermentasi santan secara tradisional tanpa penambahan mikroba, hanya dengan memanfaatkan mikroba alami. VCO (Virgin Coconut Oil) mengandung asam laurat yang tinggi sehingga banyak sekali manfaat nya terhadap kesehatan manusia antaralain membantu masalah malnutrisi pada anak-anak, mengurangi berat badan, dan penyembuhan HIV karena VCO mempunyai fungsi antiviral. Pembuatan VCO melalui fermentasi santan akan menghasilkan Bakteri Asam Laktat (BAL) dimana santan mengandung karbohidrat yang tinggi seperti diketahui fermentasi bahan-bahan yang mengandung karbohidrat yang tinggi akan menghasilkan Bakteri Asam Laktat (BAL). Bakteri asam laktat menghasilkan asam-asam terutama asam laktat, dan berbagai macam produk fermentasi lainnya seperti asam asetat, etanol, karbon- dioksida, peroksida dan bakteriosin , yang merupakan peptida berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri pattogen dan tidak berbahaya bagi bakteri non pattogen. Apabila terdapat BAL pada VCO, maka VCO dapat menghambat aktifitas pertumbuhan mikroba seperti Staphilococcus aereus dan beberapa mikroorganisme lainnya,. Berdasarkan hal tersebut diatas maka telah dilakukan penelitian “Parsial Purifikasi dan Karakterisasi Bakteriosin dari Bakteri Asam Laktat yang Dihasilkan pada Proses Fermentasi Santan Kelapa Menjadi VCO (Virgin Coconut Oil) yang bertujuan (1) Mengisolasi BAL dari fermentasi santan kelapa, (2) Mengidentifikasi isolat BAL hasil isolasi dengan cara Morfologi, Fisiologi dan uji biokimia, untuk menentukan termasuk spesies apa isolat BAL ini, (3) Mengidentifikasi molekular isolat terpilih agar dapat ditentukan urutan gennya, (4) Menguji kemampuan antibakteri dan antijamur isolat terpilih. (5)Membuat packaging isolat terpilih dalam ampul atau kapsul, dan (6) Mengisolasi bakteriosin dan memurnikannya serta mengkarakterisasinya. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biokimia Jurusan Kimia dan Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas, Laboratorium Biologi Universitas Bung Hatta, Laboratorium Kimia Kopertis Wilayah X, Laboratorium Regional Veteriner Baso, dan Laboratorium LIPI Cibinong. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei 2012 sampai dengan Juli 2014. Fermentasi santan pada proses pembuatan VCO dapat menghasilkan 187 isolat bakteri asam laktat (BAL) termasuk ke dalam 5 kelompok spesies yaitu Lactobacillus plantarum , Lactobacillus thermobacterium, Corineaebacterium bovis, Corineaebacterium xerosis,dan Microccus luteus. Urutan gen dari isolat sudah di daftarkan di DDBJ (Data DNA Bank Jepang) dengan nomor pendaftaran (acession number) AB890143,. Isolat BAL yang di dapat mempunyai kemampuan antimikroba/antibakteri terhadap 5 bakteri uji yaitu Escherichia coli, Bacillus substilis, Staphilo coccus aureus, Listeria monocitogenes Salmonella typhyphosa dan kemampuan anti jamur terhadap 3 jamur pattogen yaitu Candida sp,Aspergillus niger, Rhizopus sp Dari isolat BAL itu dapat diisolasi bakteriosin nya dengan karakteristik berikut: dapat mengambat pertumbuhan bakteri pattogen dalam range pH yang panjang yaitu dari pH 2 – pH 9 mempunyai aktifitas pada temperatur -200 C , 40 C sampai 121 0 C dan dari hasil SDS – PAGE, berat molekulnya diperkirakan 3,5 kD. Untuk jangka panjang bakteri asam laktat yang didapatkan ini diharapkan diketahui analisa molekuler dari 183 isolat yang lain dan dapat diketahui transport bakteriosin yang dihasilkan sehingga dapat digunakan sebagai antimikroba alami dan antijamur alami yang untuk kesehatan manusia. Penelitian ini akan menambah khazanah ilmu pengetahuan seperti bertambahnya daftar koleksi urutan gen DNA Lactobacillus plantarum dengan mendaftarkan urutan DNA bakteri asam laktat hasil isolasi dari Minyak yang berasal dari fermentasi santan (VCO) di DDBJ (Data DNA Bank Japan). Dengan didapatkannya isolat bakteri asam laktat (BAL) yang termasuk lima kelompok berikut Lactobacillus plantarum , Lactobacillus thermobacterium , Corineaebacterium bovis, Corineaebacterium xerosis, Microccus luteus membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang VCO (Virgin Coconut Oil) dan BAL (Bakteri Asam Laktat) , karena baru 4 isolat yang diidentifikasi secara molekuler, dan dari 187 isolat itu belum ada yang dilakukan analisa asam amino nya. Seperti diketahui perbedaan urutan basa akan menyebabkan perbedaan fenotip organisme dan akan menyebabkan perbedaan fungsi serta peranannya di dalam kehidupan. Bakteriosin yang dihasilkan pun dapat membuka kesempatan untuk melakukan penelitian selanjutnya. Kata kunci: bakteriosin, antibakteri, antijamur, isolasi, karakterisasi, VCO(Virgin Coconut Oil)

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Pascasarjana (Disertasi)
Depositing User: Mr Dian Niko Putra
Date Deposited: 23 Jul 2016 02:45
Last Modified: 19 Oct 2017 17:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/12322

Actions (login required)

View Item View Item