Studi Penggunaan Agregat Bukit Patanangan Dan Agregat Sungai Batang Sangir Terhadap Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)

Iqbal Chissa Putra, Muhammad (2022) Studi Penggunaan Agregat Bukit Patanangan Dan Agregat Sungai Batang Sangir Terhadap Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1 (Pendahuluan))
BAB 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB 5 (Penutup/Kesimpulan))
BAB 5 (PenutupKesimpulan).pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (Tugas Akhir Utuh)
Tugas Akhir Utuh.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kabupaten Solok Selatan terletak 350-430 meter di atas permukaan laut. Luas wilayahnya mencapai 359.013 hektar, meliputi 150.532 hektar kawasan hutan lindung (41,93%) dan 208.481 hektar (58,07%) lahan garapan. Dengan kondisi wilayah yang dikelilingi oleh bukit dan aliran sungai, kabupaten solok selatan banyak mengandung material alam yang dapat diolah seperti batuan. Dari hasil alam tersebut, batuan yang didapatkan dari kabupaten Solok Selatan dapat diolah menjadi agregat yang dapat digunakan sebagai campuran aspal. Agregat bukit Patanangan dan sungai Batang Sangir merupakan agregat berupa batu pecah yang proses pembuatannya diambil dari alam lalu dihancurkan dengan ukuran tertentu untuk proses pembuatan awalnya agregat ini masih diragukan untuk dijadikan campuran untuk konstruksi bangunan dan jalan. Namun, setelah dilakukan pembangunan pada beberapa tempat, agregat ini memiliki daya tahan yang bagus untuk suatu konstruksi baik untuk campuran beton maupun campuran aspal. Dengan adanya penemuan material batuan yang terdapat pada daerah Bukit Patanangan dan Sungai Batang Sangir, maka penulis ingin melakukan penelitian mengenai kelayakan dari penggunaan agregat Bukit Patanangan dan agregat Sungai Batang Sangir terhadap campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) sesuai dengan standar pada Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2. Dari hasil analisa dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Hasil Pengujian Agregat bukit Patanangan dan Agregat sungai Batang Sangir diperoleh bahwa semua pengujian agregat memasuki batas spesifikasi yang diinginkan sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2 dengan Kadar Aspal Optimum masing-masing 6,1% yang diperoleh dari titik tengah antara 5,9% hingga 6,3% untuk Bukit Patanangan dan 5,95% dari titik tengah antara 5,7% himgga 6,2% untuk Sungai Batang Sangir yang semuanya memasuki parameter.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > Sipil
Depositing User: s1 Teknik Sipil
Date Deposited: 29 Dec 2022 06:59
Last Modified: 29 Dec 2022 06:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/121003

Actions (login required)

View Item View Item