REKONSTRUKSI BAHASA MELAYU DI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI

Muhammad, Alfikri (2022) REKONSTRUKSI BAHASA MELAYU DI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (358kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (397kB)
[img] Text (BAB Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (336kB)
[img] Text (Tesis Full Text)
Tesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian rekonstruksi bahasa Melayu di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan korespondensi bunyi yang terdapat pada bahasa Melayu di Kabupaten Merangin; 2) menentukan bentuk protofonem yang terdapat pada bahasa Melayu di Kabupaten Merangin; dan 3) menentukan bentuk protoleksikon yang terdapat pada bahasa Melayu di Kabupaten Merangin. Penelitian rekonstruksi bahasa Melayu di Kabupaten Merangin merupakan penelitian komparatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data pada penelitian ini adalah data lisan berupa kosakata yang dituturkan oleh penutur pada enam titik pengamatan. Data lokasional pada penelitian ini adalah tiga orang informan pada masing-masing titik pengamatan. Instrumen penelitian pada penelitian ini, yaitu alat tulis, alat perekam, dan daftar pertanyaan. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Pada tahap pengumpulan data, digunakan metode cakap. Metode cakap dilakukan dengan teknik dasar, yaitu teknik pancing dan teknik lanjutan, yaitu teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat. Pada tahap analisis data, digunakan metode komparatif. Selanjutnya, pada tahap penyajian hasil analisis data, digunakan metode formal dan metode informal. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, ditemukan 150 bentuk korespondensi bunyi. Bentuk korespondensi bunyi yang ditemukan terdiri atas 73 bentuk korespondensi bunyi vokal, 69 bentuk korespondensi bunyi konsonan, dan 8 bentuk korespondensi diftong. Berdasarkan analisis rekonstruksi protofonem, ditemukan 26 bentuk protofonem pada bahasa Melayu di Kabupaten Merangin. Bentuk protofonem yang ditemukan terdiri atas 5 bentuk protofonem vokal, 18 bentuk protofonem konsonan, dan 3 bentuk protofonem diftong. Bentuk protofonem vokal yang ditemukan, yaitu *a, *i, *u, *ǝ, dan *o. Bentuk protofonem konsonan yang ditemukan, yaitu *b, *p, *m, *n, *ň, *ŋ, *w, *d, *t, *l, *r, *y, *j, *c, *s, *g, *k, dan *h. Bentuk protofonem diftong yang ditemukan, yaitu *aw, *ua, dan *ay. Dalam protobahasa Melayu di Kabupaten Merangin terdapat 2 protofonem yang memiliki alofon, yaitu protofonem *ǝ dan protofonem *k. Alofon protofonem *ǝ adalah [e] dan [ǝ]. Alofon protofonem *k adalah [k] dan [Ɂ]. Bentuk protoleksem yang ditemukan pada PBMKM ditentukan berdasarkan bentuk protofonem PBMKM yang ditemukan. Kata kunci: rekonstruksi, protobahasa, korespondensi, bahasa Melayu

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: s2 ilmu linguistik
Date Deposited: 26 Dec 2022 07:31
Last Modified: 26 Dec 2022 07:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/120157

Actions (login required)

View Item View Item