Faktor Risiko yang Mempengaruhi Metode Persalinan di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017 - 2020

Alfannya, Alvin (2022) Faktor Risiko yang Mempengaruhi Metode Persalinan di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017 - 2020. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (510kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (BAB 6 Penutup)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version

Download (218kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (349kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Alfannya Alvin Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Persalinan dapat dibedakan dari dua metode persalinan: pervaginam dan perabdominal. Hal ini dapat dilakukan untuk proses pengeluaran bayi disertai plasenta dan selaput janin. Metode persalinan tersebut memiliki alasan kenapa dilakukan berdasarkan kondisi yang mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi metode persalinan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif yang menggunakan data rekam medis ibu yang melakukan persalinan. Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan Agustus 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 90 buah sampel pada tahun 2017 – 2020. Data yang digunakan berupa data sekunder dari rekam medis dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Penelitian ini menunjukkan persalinan perabdominal sebagai persalinan terbanyak (75,5%), dengan kondisi terbanyak usia ibu 20-35 tahun (73,3% dan 60%), multipara (40% dan 44,4%), pendidikan menengah (64,4% dan 60%), tempat tinggal di desa (55,6% dan 62,2%), kehamilan preterm dan term (48,9% pada pervaginam) serta term (57,8% pada perabdominal), riwayat SC, eklampsia/preeklampsia, dan COVID-19 (17,1% pada pervaginam) serta eklampsia/preeklampsia (29,3% pada perabdominal), dan KPD (30,5% pada pervaginam) serta kelainan letak (23,3% pada perabdominal). Pada persalinan perabdominal banyak terjadi karena tindakan darurat (68,9%), elektif-kemungkinan (100%), indikasi medis (100%), dan indikasi multipel (66,7%).

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. dr. Yusrawati, Sp.OG(K)-KFM
Uncontrolled Keywords: Faktor risiko, metode persalinan
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter
Depositing User: S1 Pendidikan Kedokteran
Date Deposited: 06 Dec 2022 07:59
Last Modified: 06 Dec 2022 07:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/117760

Actions (login required)

View Item View Item